Senin, 10 Maret 2025

WFO#03 BRIN

WFO ketiga kali ini berbeda dgn dua WFO sebelumnya, yg hanya sepekan, Ini dua pekan kamis jumat dan senin selasa termasuk sabtu ahad disana. Apabila ditambah dengan perjalanan PP, maka memakan waktu dari tgl 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25 dan 26 Februari 2025.
WFO ketiga ini tujuan tetap Homebase Serpong, ditempuh mengunakan jalur kereta, dengan keberangkatan dari Sidoarjo - PasarSenen (JAYABAYA-ekonomi) Rp.430rb, dan kepulangan dari PasarSenen - PasarTuri (GUMARANG-bisnis) Rp.350rb., kali ini isikartu commuter Rp.50rb, dan pas pulang naik kereta lokal Surabaya.- Sidoarjo hanya Rp.4rb.
Sedangkan total pengeluaran lain diluar transportasi diatas, seperti makan, minum, grab/gojek selama WFO#3 ini sebesar Rp.328rb, Dan ditambah dengan biaya ngeKost sebulan Rp.650rb. Alhamdulillah total seluruh pengeluarannya sebesar satu juta delapan ratus ribu dua belas ribu rupiah (1.812.000).
Hikmah dari WFO#3 ini, setidaknya bisa ke homebase lagi, memenuhi kewajiban Tapping sebagai pegawai BRIN yang mandiri dan tangguh. Meskipun tidak ada yang dicari karena hanya melengkapi presensi kehadiran dan baru sadar kalau ternyata dasar surat NoDin yang begitu fenomenal, arsipnya tidak ada yang punya (bagSDM, Sekrestaris, Kapusris). Akhirnya ya sudah diihklaskan saja, biar tidak menjadi beban, toh buat apa, dicari kalau ternyata sudah ngak ada yang punya, yang jelas sudah ada HukDis tertera jelas dalam sistem dan mungkin lebih bagus begitu tinggal ditunggu saja sanksi di yaumul akhir.
Sedangkan diiluar kedinasan, karena ini sudah ketiga kalinya ke serpong, jadi mencoba beradaptasi dengan tinggal di kost, dengan lokasi yang cukup dekat dengan kantor, namun cukup jauh dari keramaian, tempat makan ataupun berbelanja, sehingga harus ditempuh dengan jalan santai sakitar 10-15 menit, tanpa trotoar buat pejalan kaki, melewati jalur jalan kendaraan, kalau terang dan tidak hujan, bisa ditempuh, namun kalau hujan dan malam, pasti sangat tidak memungkinkan, jadi mau tidak mau, ya terpaksa minimal nge-grab/gojek 15ribu, setiap ingin keluar atau kembalinya. 
Alhamdulillahnya... satu sisi baik, dimana lokasi kost ini dekat dengan masjid Bahrul Ulum, sehingga aktivitas diluar jam kerja, banyak dihabiskan memakmurkan masjid, dengan mengaji sampai khatam quran. Dan bisa berjamaah sholat lima waktu, minimal Subuh, Magrib dan Isya (karena Dhuhur dan Ashar dikantor). WFO#03 ini menutup bulan Februari (bulan sya'ban) dan mempersiapkan utk satu kali WFO di bulan Maret yang bertepatan dengan bulan Suci Ramadhan.




Kamis, 06 Maret 2025

WFO#02 BRIN

 Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh

WFO kedua kali ini juga selama dua hari ditambah dengan perjalanannya , sehingga memakan waktu dari tgl 3,  4,  5, dan 6 Februari 2025.
WFO kedua ini tujuan tetap Homebase Serpong, ditempuh mengunakan jalur kereta, dengan keberangkatan dari Gubeng - PasarSenen (JAYAKARTA-ekonomi) Rp.360rb, dan kepulangan dari PasarSenen - PasarTuri (GUMARANG-bisnis) Rp.350rb., masih ada isi kartu commuter, cuma pas pulang naik kereta lokal Surabaya.- Sidoarjo hanya Rp.4rb.

Sedangkan total pengeluaran lain diluar transportasi diatas, seperti makan, minum, grab/gojek selama WFO#2 ini sebesar Rp.266rb. Apabila ditambahkan dengan penginapan selama semalam di OYO Rp. 59rb (dapat promo - tapi kondisinya ya begitu, sudah jauh, kecil kamarnya, tingkat pakai tangga, ada lagi tambahan Rp. 50rb dan tinggal KTP). Alhamdulillah total seluruh pengeluarannya sebesar satu juta tiga puluh lima ribu rupiah (1.035.000).
Hikmah dari WFO#2 ini, setidaknya bisa ke homebase lagi, memenuhi kewajiban Tapping sebagai pegawai BRIN yang mandiri dan patuh terhadap perintah utk mengikuti rapat kerja PRLTB. Minimal di bulan Februari diawalai dengan RAKER ini bisa secara langsung ketemu dengan beberapa sivitas PRLTB. Namun karena hampir 140 orang jadi terkesan sudah mengelompok pada habitatnya sendiri-sendiri dan hanya tambah satu dua orang baru kenal disini. Hari berikutnya kembali seperti semula, mandiri....



Selasa, 25 Februari 2025

WFO#01 BRIN

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh
InysaAllah blog ini, kedepan akan berisi aktivitas WFO yg diinisiasi BRIN mulai tahun 2025 ini.
WFO pertama kali ini selama dua hari ditambah dengan perjalanannya yang memakan waktu dari tgl 19, 20, 21, dan 22 Januari 2025.

WFO pertama tujuan Homebase Serpong, ditempuh dengan jalur kereta, dengan keberangkatan dari PasarTuri - PasarSenen (GUMARANG-Bisnis) Rp. 350rb, dan kepulangan dari Gambir - Sidoarjo (PANDALUNGAN-Eksekutif) Rp. 600rb. ditambah top-up/isi kartu commuter Rp. 50rb.
Sedangkan total pengeluaran lain diluar transportasi diatas, seperti makan, minum, grab/gojek selama WFO#1 ini sebesar Rp. 415rb. Apabila ditambahkan dengan penginapan selama semalam di RedDoorz  Rp. 180rb. Alhamdulillah total seluruh pengeluarannya sebesar satu juta lima ratus sembilan puluh lima ribu rupiah (1.595.000).
Hikmah dari WFO#1 ini, setidaknya bisa ke homebase, memenuhi kewajiban sebagai pegawai BRIN yang mandiri. Minimal di awal tahun baru 2025, bulan Januari ini bisa secara langsung ketemu kepala PRLTB, mantan Ka.PR sebelumnya, dan beberapa rekan (Makasar & Semarang). Selain itu skalian membagikan (promosi) kalender meja akuatik ke Sekretaris, Kepala dan PIC MBKM.
Sedikit share beberapa foto kenangan sebagai berikut:   




Kamis, 30 Januari 2025

84Tahun KRP

Alhamdulillah... 
Bertempatan dengan 84 tahun berdirinya Kebun Raya Purwodadi (KRP). Sejak 30 Januari 1941 hingga saat ini, KRP-BRIN telah mengonservasi secara ex-situ tumbuhan terutama yang berhabitat dataran rendah kering.
Guna mendukung semangat dalam mengonservasi tumbuhan, sekaligus memeriahkan HUT KRP, kami membuat sebuah kalender akuatik, sebagai dedikasi kami sekaligus mengabadikan kegiatan riset keanekaragaman tumbuhan akuatik yang selama ini kami lakukan di KRP. Harapan kami riset panjang selama ini tidak berakhir disini. Sejak daftar masuk LIPI diterima CPNS dari awal bekerja di KRP, mulai melakukan observasi dikebun, mengikuti eksplorasi dilapangan dan mencoba eksperimen dirumah kaca serta mengembangkan model dimasyarakat, semuanya base-on Kebun Raya Purwodadi, sampai-sampai judul tesis maupun disertasi tertulis jelas ada KRPnya. Namun saat ini, perubahan dinamika BRIN, terutama penentuan home-base menyebabkan sangat sulit atau bisa dibilang tidak bisa berada/bekerja/beraktivitas di KRP lagi seperti dahulu.
Telah banyak hal yang diberikan KRP, selama bekerja 18 tahun ini, hampir seluruh ide riset dan karya tulis ilmiah yang tertuang dalam seminar/prosiding, conference/proceeding dan jurnal baik nasional maupun internasional, berasal dari laboratorium alam yang ada di KRP (lebih dari 212 artikel terpublikasi dan juga 8 terbitan buku). bisa dicek pada link disini GS.
Semoga KRP lebih maju, lebih baik lagi dan kebijakan homebase dihapuskan, sehingga bisa berkarya dam memajukan KRP lebih baik lagi dalam riset dan inovasi keanekaragaman hayati dan pengelolaan lingkungan yang telah kami tekuni selama ini. Tidak hanya publikasi ilmiah diatas saja, yang mencapai dua ratus lebih, namun juga pengembangan kader ilmiah tercatat sejumlah limapuluh lima mahasiswa dibawah bimbingan kami selama sepuluh tahun ini, baik dari magang/pkl/kerja pratek, MBKM dan Tugas Akhir/Skripsi.
Mengakhiri postingan singkat diatas pada hari ini suatu kebetulan, yang mungkin tidak kebetulan, donasi otomatis dikitabisa terhenti karena kantong donasi yang kosong Rp.0,- semenjak HP trouble dan ngak tau kenapa setiap dicoba tidak bisa dan pas hari ini dicoba HPnya bisa. Record donasi menunjukan diangka 828 pada bulan ini. suatu kebetulan yang presisi (8 Januari bertepatan dengan 28 Muharam) sama-sama bulan pertama di kalender masehi dan kalender hijriah.

Wasalam, 30 Rajab 1446H

Sabtu, 25 Januari 2025

Welcome 2025



Sedikit berbagi insight riset skitar lima tahun kebelakang ini, dan sampai saat ini, detik ini, sy masih sering meminta bantuan teman2 mahasiswa utk menulis artikel sampai dengan menyusun buku, karena sy merasa sayang.
sy yakin ilmu, pengetahuan, dan pengalaman yg kita dapat selama proses ini, bisa memberikan manfaat kepada orang lain. bukannya  Rasulullah SAW sudah menyampaikan khoirunnas anfauhum linnas yang artinya “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain".


maka  ikatlah ilmu dengan tulisan sehingga menulis ini sy tekankan, minimal nulis laporan, tapi masak mahasiswa cuma sampai disitu, setidaknya nulis publikasi/artikel bahkan kalau bisa menulis buku/book chapter.

Dan sy yakin ini akan dicatat sbg amal ibadah kita, jika ini bermanfaat, dibaca orang lain, dissitasi, digunakan ide risetnya utk riset selanjutnya, maka menjadi amal jariyah kita, yg akan terus mengalir walaupun kita sudah tiada. Seperti sabda Rasulullah SAW tentang tiga amal yang tidak akan putus pahalanya adalah sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak sholeh.


25.01.25 / 25 Rajab 1446H



Jumat, 22 November 2024

Bismillah...

Jumat 22 Nov 2024 (20 Jumadil Awal 1446H)

Thalabul Ilmi
ikatlah ILMU dengan TULISAN
sampaikan sbg IBADAH mjd bermanfaat - AMAL
IHKLAS mencari Ridho ALLAH - meningkatkan IMAN 

Al-Quran Surah Al-Mujadalah [58] ayat 11

Rabu, 31 Juli 2024

UNDIP + Safari CWS 4

 

Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Alhamdulillah… semoga semuanya dalam keadaan sehat wal afiat. Pada kesempatan kali ini saya akan sedikit berbagi kegiatan perjalanan ke Semarang. Catatan kali ini termasuk bisa disamakan dengan tulisan sebelumnya mengenai Safari CWS, kalau dihitung sejak tahun ini 2024 safari CWS yang ke empat (1: Cibinong-Bogor, 2: Serpong-Bandung, 3: Surabaya-Purwodadi) dalam rangka kegiatan FGD (Forum Grup Diskusi) di UNDIP (Universitas Diponegoro) Semarang, namun sekalian setelah selesai acara di UNDIP mencoba sehari ngantor CWS BRIN di Balai Kota Semarang.






FGD di UNDIP diselenggarakan oleh CPalim. CPalim ini adalah singkatan dari The Cluster for Paleolimnology, which was initiated by Diponegoro University, has been strengthened since 2023 by BRIN Decree No. 2533/II.7/HK.01.00/5/2023 regarding the Decision of Recipients the Research Collaboration Center Facilitation Program. The leader of the team: Prof. Dr. Tri Retnaningsih Soeprobowati, MAppSc.

https://cpalim.undip.ac.id/




FGD – CPalim UNDIP seri kedua ini memilih topik Peran Tumbuhan sebagai Bioindikator Lingkungan. Peran tumbuhan dinilai strategis sebagai penanda kualitas lingkungan hidup manusia. Tumbuhan yang tumbuh dengan baik akan menjadi indikator terjaganya kondisi alam dan lingkungan. Demikian dikemukakan Guru Besar UNDIP Prof Dr Tri Retnaningsih Soeprobowati, Rabu 17 Juli 2024. Peran tumbuhan, ungkap guru besar yang akrab disapa Prof Naning itu, kunci menjaga kesinambungan kehidupan. Maka dari itu, tumbuhan perlu dirawat dengan baik mendukung pelestarian ekosistem lingkungan. Menurut Prof Naning, CPalim memiliki aktivitas pengembangan sains dan teknologi dalam bidang perairan. Peneliti Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Rony Irawanto, SSi., MT. yang juga hadir dalam diskusi ini turut berbicara mengenai peran tumbuhan dalam pengelolaan lingkungan (fitoteknologi).




https://www.suaramerdeka.com/pendidikan/0413148785/peran-tumbuhan-strategis-jadi-penanda-kualitas-lingkungan-hidup

Berita lengkap FGD seri 2 – CPalim UNDIP ini bisa diliat di IG

https://www.instagram.com/cpalim2024/



Berikut ini beberapa foto dokumentasi selama di Semarang terutama caat berCWS-BRIN di Balai Kota dan sekalian, karena ini pertama kali berpergian ke Semarang jadi sekalian melihat-lihat kota lama, museum lawang sewu serta pasti mengujungi masjid terdekat untuk menunaikan sholat berjamaah. Pada kesempatan ini, bisa merasakan maskam (Masjid Kampus) UNDIP dan Masjid Raya Baiturrahman Semarang.