Rabu, 30 September 2026

Trip#09 Jogja back


Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Alhamdulillah.... sudah dipenghujung bulan ke-9 di Tahun 2026 pada September ini, Perjalanan keluar kota dalam bulan ini, hanya sekali saat ke Yogyakarta dalam rangka mengikuti international conference di Universitas Aisyiyah (UNISA), namun karena wajib presensi 4 hari di kantor (WFO) homebase penugasan (KRP), maka trip ini mengunakan ST non SPD selama sepekan.

Dalam kalender islam pada September ini masuk akhir Rabiul Awal dan pertengahan Rabiul Akhir. Perjalanan Surabaya-Yogyakarta pp ditempuh mengunakan moda trasportasi seperti biasanya - kereta (KAI). Perjalanan ke Yogya (Trip#09) ini, bukan kali pertama, namun selalu ada hal pertama kali yang dijumpai/didatangi.

Pertama ke Jogja, saat kuliah umum di UIN SuKa (itu pertama kali ke kampus UIN Jogja), Kedua saat conference di UNISA (juga pertama kalinya kesana), Ketiga saat bincang botani di UIN SuKa (ini sekalian seminar di UNISA lagi) pertama kali ketemu mahasiswa magang baru, Keempat saat ikut seminar SNBT di UGM (pertama kalinya ke Fakultas Biologi) dan Kelima saat ini, meski datang ke kampus UGM, UINSuka dan UNISA bukan pertama kalinya lagi, namun kunjungan ke kantor BRIN Jogja atau lebih tepatnya Kawasan Sains dan Edukasi (KSE) Achmad Baiquni merupakan pertama kalinya dalam kesempatan ini.

Trip#09 ini berangkat Ahad malam Tgl 6Sept dari St. Gubeng Surabaya dengan KAI Sancaka (Rp. 216rb) sampe Senin pagi Tgl 7Sept di St. Kota Yogyakarta dan Pulang juga sama dengan KAI Rangajati (Rp. 261rb) di hari Kamis Tgl 10Sept dari Yogyakarta pagi sampe Surabaya sore. Sehingga total tiket KAI pp Rp. 477rb. Selama 4 hari (3 malam) di Yogya menginap berpindah-pindah sambil mencari yang dekat masjid dan oreintasi lokasi baru, Senin malam Selasa di MIC Hotel (Rp. 269rb), Selasa malam Rabu di Wisma Kagama (Rp. 242rb), Rabu malam Kamis di Uniq Hotel (Rp. 249rb). Sehingga total menginap  Rp. 760rb.

Pengeluaran keseluruhannya selama di jogja kali ini, untuk kuliner (makan-minum) dan perjalanan lokal (grab) menghabisakan Rp. 706rb ditambah dengan tiket dan menginap menjadi Rp.1.943.000,- (satu juta sembilan ratus empat puluh tiga ribu rupiah). Taruhlah selama 4 hari di yogja habis dua juta, jadi perharinya bisa dikisaran 500rb.

Alhamdulillah... trip di September ini memeperoleh banyak pengalaman, tidak hanya ikutan conference namun bisa ikutan simposium yang luar biasa (gratis namun fasilitasnya mewah) kemudian bisa ketemu dengan rekan-rekan lama dan kawan baru di BRIN Jogja, ternyata KSE .A. Baiquni diluar pemikiran, ternyata fasilitasnya bagus, gedungnya juga megah, ada asrama dan kantin serta masjid yang cukup luas dengan jadwal kajian rutinnya. Terlebih lagi lokasinya tidak jauh dari keramaian atau pemukiman. Bisa dibilang KSE BRIN ini bagus / stategis dibandingkan dengan KST Serpong, yang jauh dari keraiaman danharus jalan jauh kemana-mana. Satu hal lagi... dapat pengalaman berkunjung ke Dinas LH dan mendapatkan informasi mengenai laporan pemantauan kualitas lingkungan di Kota Yogyakarta, tidak hanya ditahun lalu, namun beberapa tahun sebelumnya. Salut buat DLH Jogja, biasanya sepengalaman selama ini, data dan informasi tersebut sangat sulit diperoleh atau tidak ada dan kalaupun ada hampir dipastikan tidak terdokumentasi secara baik. Namun ini sebaliknya, tersimpan dengan baik dan diopen for publik. Hal ini sangat jaragan dimiliki dinas/instansi dipemerintahan.

Terakhir tetap disempatkan untuk bisa sholat dimasjid yang ter disekitar sana, namun karena kurang mengenal posisi / lokasi di Jogja, juga takutnya ageda conference, simposium, mencari data dasar buat riset DAS DIY, maka sebelum memulai aktivitas setibanya di Jogja pagi dini hari, disempatkan ke Masjid Gede Kauman, yang lokasinya perasaan hanya lurus saja dari stasiun Tugu Jogja, meliwati jalan malioboro sampai ke alun-alun dan sebelahnya itu masjid kauman, akhirnya ditempuh dengan jalan kaki kurang leibh 40menit sampai pas adzan Subuh pukul 4 lebih, lgsg berjamaah dimasjid sekalian khotmil quran sambil iqtikaf menunggu sholat syuru’ dan baru keluar sekitar pukul 6 pagi, memulai aktivitas di Jogja.

Beberapa aktivitas selama trip ini ter-capture dan sengaja di share dalam postingan ini,  dengan maksud buat kenang-kenangan, tidak ada maksud yang lain, semata-mata untuk mengingat kembali, apabila suatu saat sempat scroll / klik2 dan melihat/membacanya kembali. Tidak ada maksud untuk unjuk diri, pamer, sombong, riya atau ujub, hanya sebagai motivasi buat diri sendiri, agar tetap bisa berbuat yang lebih baik lagi. Dan saya yakini, hal seperti ini termasuk dicatat sebagai amal ibadah (menceritakan kebaikan, kewajiban menjalankan sholat, lebih baik lagi bisa berjamaah dan rasanya lebih afdhol kalau di masjid, juga mengingatkan tetap istiqomah bersedekah, puasa, mengaji).

Penutup, seperti tulisan-tulisan sebelumnya. Reminder Istiqomah Ibadah: Sholat & Sedekah, serta mengaji jalan terus dan ditingkatkan, juga biasakan puasa sunnah Senin-Kamis atau Ayyamul Bidh. Alhamdulillah...selama setahun lalu khatam Qur’an 5kali (pertama: Syaban di Masjid Bahrul Ulum, kedua: Ramadhan di Masjid Al-Akbar Surabaya, ketiga: Dzulhijah di Masjid Raden Fatah UB, keempat: Jumadil Akhir di Masjid Istiqlal Jakarta dan kelima: Syaban di Masjid Zayed Solo). Dan masuk Rabiul Awal (bulan kelahiran Nabi) akhirnya khatam sampai juz 30 di Masjid Gede Kauman Yogya (awal Juz1 di akhir Ramadhan belum bisa selesai, Muharram sampai Juz20, Safar masuk Juz22 dan terus mentadaburi Quran dengan memulai hafalan dari juz 30 (Attakwir) berjalan tiga bulan di Griya Quran Surabaya dan juga mulai Tadarus Quran di Masjid Al-Falah Surabaya, sudah sebulan ini. Semoga ALLAH selalu memberikan rahmat, barokah dan hidayah, serta rezeki melimpah ruah bergelimang rupiah buat sedekah jariyah, tercurahkan bagi kami sekeluarga, Aamiin….

 

Bismillah dii tahun 1448H, bisa hafidz, menjadi pribadi lebih baik dan lebih bermanfaat, seperti sunnah Nabi Muhammad SAW yang berpesan “sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi yang lain” Khoirunnas anfa'uhum linnas (خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ) dan sebaik-baiknya motiviasi diri adalah "fastabiqul khairat" (فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ) yang secara harfiah berarti "berlomba-lombalah dalam kebaikan" seperti tertulis dalam Al-Qur'an, pada Surat Al-Baqarah ayat 148 dan Surat Al-Ma'idah ayat 48.

Minggu, 16 Agustus 2026

Trip#08 Homebase

 

Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Alhamdulillah.... memasuki bulan ke-8 di Tahun 2026 pada Agustus ini, sampai tulisan ini diposting belum ada perjalanan ke barat lagi, hanya aktivitas memperingati HUT RI ke 81 di Homebase KKI KRPurwodadi. Namun sebelumnya ini, di akhir Juli melakukan perjalanan ke Hombase KST Serpong. Perjalanan ke Homebase dalam rangka menyerahkan kunci Rusunawa sekaligus membawakan oleh-oleh kue khas Sidoarjo yang sebelumnya sempat disampaikan teman kru BMNP dalam candaannya, pada saat bulan Juni lalu ke gedung pengelola, waktu itu memastikan terkait tidak melanjutkan perpanjangan pemakaian rusun. Dalam kalender islam bulan Agustus masuk dibulan Safar dan awal bulan Rabiul Awal. Rencana perjalanan ke Serpong kemarin selama sepekan berangkat hari Sabtu karena tiket Minggu sudah habis dan baru kembali hari Kamis sepulang kantor sampai Surabaya Jumat. Perjalanan Surabaya-Jakarta pp ditempuh seperti biasanya dengan kereta (KAI).

Perjalanan ke Homebase Utama / KST BJ Habibie Serpong Tangerang Selatan (Trip#08) ini, berangkat Sabtu Tgl 25Juli dari St. Pasar Turi Surabaya dengan KAI Darmawangsa (Rp. 333rb) sampe Ahad Tgl 26Juli di St. Pasar Senen Jakarta dan Pulang dengan KAI Gumarang (Rp. 405rb) Kamis Tgl 30Juli dari St. Pasar Senen Jakarta, sampe Jumat Tgl 31Juli di St. Pasar Turi Surabaya. Sehingga Tiket KAI pp Rp. 738rb.

Selama sepekan (4 hari) di Serpong (tanpa nginap - sebab masih di rusunawa) total pengeluaran sehari-hari makan, minum dan grab Rp. 650rb. Jadi pengeluaran keseluruhannya Rp. 1.388.000,- (satu juta tiga ratus delapan puluh delapan ribu rupiah).

Alhamdulillah... HB trip ini ke tiga kalinya di tahun 2026, Januari (cover 3bln kedepan: Jan-Feb-Mar) dan Juni (cover 3bln sblmnya: Apr-Mei-Jun) kemudian Juli ini (cover 3bln lagi: Jul-Ags-Sep), jika sesuai arahan diawal tahun minimal 3 bln sekali atau 4 kali dalam setahun, sehingga kurang satu kali trip diakhir tahun (Okt-Nov-Des).

Dalam trip ini, tetap disempatkan untuk bisa sholat dimasjid yang ter disekitar sana, namun karena posisi tidak dikota (turun keluar kota di serpong) dan pas akhir bulan (dimana uang saku menimis dan juga atm sudah habis), maka Ahad sebelum lanjut perjalanan, mumpung hari libur juga disempatkan ke Masjid Istiqlal (mungkin bisa jadi terakhir kalinya, karena rute/arah berbeda, harus pindah 2X commuter). Rasanya pertama kali ke Masjid Istiqlal pada awal tahun 2024 saat naik kereta eksekutif yang pasti turun di St. Gambir dan lokasinya berdekatan dengan monas dan masjid istiqlal. Namun sejak aturan ke homebase pusat tahun 2025, perjalanan selalu dengan kereta ekonomi (menghemat biaya, karena gaji habis buat wira-wiri saja) turunnya di St. Pasar Senen, sehingga tidak sering/ relatif jarang ke Masjid Istiqlal (hanya 3X saja ditahun itu). Beberapa masjid yang biasa dikunjungi saat ngantor di Serpong, sekalian sholat fardu berjamaah, yang paling dekat kantor (Masjid Bahrur Ulum) dan di warga sekitar Setu (Masjid Al-Ikhlas).


Beberapa aktivitas selama trip ini ter-capture dan sengaja di share dalam postingan ini,  dengan maksud buat kenang-kenangan, semata-mata untuk mengingat kembali, apabila kelak melihat/membacanya lagi, tidak ada maksud yang lain, apalagi untuk pamer, sombong, unjuk diri, riya atau ujub, hanya semata-mata menjadi motivasi buat diri sendiri bisa berbuat yang lebih baik lagi. Dan saya yakini, hal seperti ini termasuk dalam siar islam, bagian dakwah, menceritakan kebaikan dan pasti dicatat sebagai amal ibadah.

Penutup, seperti tulisan-tulisan sebelumnya. Reminder Istiqomah Ibadah: Sholat & Sedekah jalan terus dan ditingkatkan, selagi terbiasa dengan puasa sunnah (Senin-Kamis) puasa Ayyamul Bidh, diniati tapi ada undangan jadi tidak lengkap tertunaikan. Alhamdulillah...selama setahun khatam Qur’an 5kali (pertama: Syaban di Masjid Bahrul Ulum, kedua: Ramadhan di Masjid Al-Akbar Surabaya, ketiga: Dzulhijah di Masjid Raden Fatah UB, keempat: Jumadil Akhir di Masjid Istiqlal Jakarta dan kelima: Syaban di Masjid Zayed Solo). Dari Ramadhan s/d Dzulhijjah (3 bulan di akhir tahun 1447H) hanya mengaji kekurangan Ramadhan yang belum khatam, Muharram sampai juz 20, Safar sudah masuk Juz 22 dan terus mentadaburi Quran dengan memulai hafalan dari juz 30 (Attakwir) berjalan tiga bulan di Griya Quran surabaya. Semoga ALLAH selalu memberikan rahmat, barokah dan hidayah, serta rezeki melimpah ruah bergelimang rupiah buat sedekah jariyah, tercurahkan bagi kami sekeluarga, Aamiin….
Bismillah dii tahun 1448H, bisa hafidz, menjadi pribadi lebih baik dan lebih bermanfaat, seperti sunnah Nabi Muhammad SAW yang berpesan “sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi yang lain” Khoirunnas anfa'uhum linnas (خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ) dan sebaik-baiknya motiviasi diri adalah "fastabiqul khairat" (فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ) yang secara harfiah berarti "berlomba-lombalah dalam kebaikan" seperti tertulis dalam Al-Qur'an, pada Surat Al-Baqarah ayat 148 dan Surat Al-Ma'idah ayat 48.


Senin, 27 Juli 2026

Trip#07 Jogja

Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Alhamdulillah.... memasuki bulan ke-7 di Tahun 2026 pada awal Juli ini perjalanan selama dua hari ke Jogjakarta. Dalam kalender islam masuk bulan Muharram. Perjalanan dilakukan dalam rangka mengikuti kegiatan Seminar (memperesentasikan makalah) di UGM sekalian besoknya mumpung sekalian di jogja, menyaksikan presentasi akhir mahasiswa magang di UIN Sunan Kalijaga. Rencana berangkat malam sepulang ngantor di KRP. Sebab Senin dan Selasa kebetulan ada mahasiswa magang yang baru masuk KRP sehingga briefing dan orientasi dilanjut pertemuan perkenalan ke pihak DPKI. Tepat pukul 15:30, presensi langsung sepeda-motoran pulang, mampir Sidoarjo untuk packing, lanjut sampai Surabaya. Perjalanan dengan kereta Surabaya-Jogjakarta pp.

Perjalanan ke Yogyakarta (Jogja Trip#07) ini, berangkat Selasa Tgl 30Juni dari St. Gubeng Surabaya dengan KAI Sancaka sampe Rabu Tgl 1 Juli dan Pulang dengan kereta sama Kamis Tgl 2Juli dari St. Kota Yogyakarta, sampe Jumat Tgl 3Juli di Surabaya. Sehingga Tiket KAI pp @ Rp. 189rb  ditambah dengan nginap semalam di Jogja Rp. 174rb via Agoda pada Ndalem Timoho, lokasinya relatif dekat dengan UIN dan ada masjid dekat juga disana.

Selama di Jogja pengeluaran diluar tiket dan inap diatas adalah Grab (Rp. 60rb), makan & minum (Rp. 122rb), parkir (Rp. 20rb), kemudian tiket masuk wisata Keraton (Rp. 60rb) dan museum Sonobudoyo (Rp. 10rb). Jadi pengeluaran keseluruhannya Rp. 824.000,- (delapan ratus dua puluh empat ribu rupiah).

Alhamdulillah... trip ke Jogja ini mungkin ke empat kalinya terhitung tahun lalu saat awal dan akhir dengan Ade, Ifa, Rani, dkk. Magang BRIN 2025, dan tahun ini awal Februari saat Bincang Botani di UIN SuKa dan terakhir saat Presentasi Mahasiswa Magang 2026, dan menjadi moment akhir dengan angkatan Bio UIN SuKa kali ini. Mungkin begitulah siklus kehidupan ada awal ada akhir. Sebab pada perjalanan ini meskipun akhir dari UIN namun menjadi awal dari UGM, bertemu dengan kolega baru lagi dan memang kali ini baru berkesempatan pertama kalinya ke Fakultas Biologi UGM serta mengikuti SNBT disana.

Dalam trip ini, tetap disempatkan untuk bisa melihat langsung masjid bersejarah, kuno/tua ataupun yang ”ter” disuatu daerah (terbesar/termega/terviral, dll). Sebab kesempatannya tidak panjang hanya sehari dan pada trip sebelumnya juga beberapa masjid pernah dikunjungi, seperti Masjid Jogokariyan, Masjid YDSF,  Masjid Kauman Kraton, Masjid Kotagede Mataraman, Masjid UGM, maka kali ini satu yang dituju ke Masjid Soko Tunggal.

Beberapa aktivitas selama Yogja trip ter-capture disini. Namun ini sekedar buat kenang-kenangan yang sengaja diposting/ditulis, semata-mata untuk mengingat kembali dengan melihat/membacanya suatu saat, tidak ada maksud untuk pamer, sombong, unjuk diri, riya atau ujub, hanya semata-mata menjadi motivasi buat diri sendiri bisa berbuat yang lebih baik lagi. Dan saya yakini, hal seperti ini termasuk dalam siar islam menceritakan kebaikan dan pasti dicatat sebagai amal ibadah.

Penutup, seperti tulisan-tulisan sebelumnya. Reminder Istiqomah Ibadah: Sholat & Sedekah jalan terus dan ditingkatkan, selagi terbiasa dengan puasa sunnah (Senin-Kamis dan Ayyamul Bidh. Alhamdulillah...selama setahun khatam Qur’an 5kali (pertama: Syaban di Masjid Bahrul Ulum, kedua: Ramadhan di Masjid Al-Akbar Surabaya, ketiga: Dzulhijah di Masjid Raden Fatah UB, keempat: Jumadil Akhir di Masjid Istiqlal Jakarta dan kelima: Syaban di Masjid Zayed Solo). Dari Ramadhan s/d Dzulhijjah (3 bulan di akhir tahun 1447H) hanya mengaji kekurangan Ramadhan yang belum khatam, Muharram ini sudah sampai juz 20, dan terus mentadaburi Quran dengan memulai hafalan dari juz 30 (Abasa) berjalan dua bulan di Griya Quran surabaya. Semoga ALLAH selalu memberikan rahmat, barokah dan hidayah, serta rezeki melimpah ruah bergelimang rupiah buat sedekah jariyah, tercurahkan bagi kami sekeluarga.

Bismillah dii tahun 1448H, bisa hafidz, menjadi pribadi lebih baik dan lebih bermanfaat, seperti pesan Nabi Muhammad SAW “sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi yang lain” Khoirunnas anfa'uhum linnas (خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ) dan sebaik-baiknya motiviasi diri adalah "fastabiqul khairat" (فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ) yang secara harfiah berarti "berlomba-lombalah dalam kebaikan" seperti tertulis dalam Al-Qur'an, pada Surat Al-Baqarah ayat 148 dan Surat Al-Ma'idah ayat 48.


Senin, 29 Juni 2026

Trip#06 Serpong

Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Alhamdulillah.... memasuki bulan ke-6 di Tahun 2026 dan dalam bulan ini berdasarkan kalender Hijriah masuk Tahun Baru Islam 1448H (16 Juni 2026), Memulai dari Bulan pertama atau dikenal dengan Bulan Muharram. Perjalanan kali ini, mengulang perjalanan pertama kali diawal tahun 2026, yaitu selama sepekan berkantor di Homebase Utama (KST BJ Habibie) Serpong – Tangerang Selatan – Banten. Perjalanan dilakukan karena TNDE dari BMNP untuk perpanjang rusunawa sebelum 30 Juni. Awalnya direncanakan akan berangkat di Tgl 17&18 Juni, sehingga lebih singkat hanya WFO 2 hari, namun ternyata kehabisan tiket kereta. Akhirnya baru bisa dilakukan di Tgl 22s/d25 Juni 2026, dengan format / model moda transportasi seperti biasanya (KAI- lebih hemat dan sudah sesuai jadwalnya). Konsekwensinya WFO 4 hari, jadi lebih lama dan bertepatan dengan puasa sunnah Senin-Kamis juga puasa muharram Tasua & Asyura.  

Perjalanan ke Serpong (Serpong Trip#06) ini, berangkat Ahad Tgl 21Juni dari St. Gubeng Surabaya dengan KAI Jayakarta (Rp. 276rb), sampe Senin Tgl 22Juni di St. PasarSenen Jakarta lanjut kereta ke St. Serpong, dan Pulang Kamis Tgl 25Juni dari St. Pasar Senen Jakarta dengan KAI Gumarang (Rp. 339rb), sampe Jumat Tgl 26Juni di St.PasarTuri Surabaya.

Selama sepekan disana, pengeluaran diluar tiket diatas adalah makan, minum dan grab sejumlah Rp. 505rb, kemudian biaya setoran Grab Car, bensin dan ongkos driver total Rp. 500rb. Alhamdulillah ada kawan lama yang punya Grab. Keliling kawasan sekalian menyelesaikan keingin-tahuan lokasi kawasan yang tidak bisa ditempuh jika dengan jallan kaki saja, sekalian menanyakan mengenai penyerahan apabila tidak diperpanjang rusunawa, juga ke kota terdekat yaitu Pamulang. Jadi pengeluaran keseluruhannya Rp. 1.620.000,- (satu juta enam ratus dua puluh ribu rupiah).

Alhamdulillah... dalam sepekan ini, berkesempatan bisa CWS selain di Gedung 720 yang ada masjidnya yaitu: Gedung Tekno 2 – Masjid Al.Muhandis. Juga pertama kali ikutan pertemuan PRTLTB terkait penjajakan kerjasama dari lembaga lain luar negeri. Beberapa aktivitas selama sepekan ter-capture disini. Aktivitas ini sengaja diposting/ditulis, semata-mata untuk kenang-kenangan yang mungkin bisa dilihat/dibaca kembali nanti, tidak ada maksud untuk pamer, unjuk diri, sombong, riya atau ujub, hanya semata-mata menjadi motivasi untuk diri sendiri bisa berbuat yang lebih baik lagi. Dan hal diatas  saya yakini termasuk dalam siar islam (amal ibadah).

Penutup, seperti tulisan-tulisan sebelumnya. Reminder Istiqomah Ibadah: Sholat & Sedekah jalan terus dan ditingkatkan, selagi terbiasa puasa Senin-Kamis, ada puasa Tasu’a dan Asyura (9 & 10 Muharram) dilanjut puasa Ayyamul Bidh (13, 14 & 15). Alhamdulillah...selama setahun khatam Qur’an 5kali (pertama: Syaban di Masjid Bahrul Ulum, kedua: Ramadhan di Masjid Al-Akbar Surabaya, ketiga: Dzulhijah di Masjid Raden Fatah UB, keempat: Jumadil Akhir di Masjid Istiqlal Jakarta dan kelima: Syaban di Masjid Zayed Solo). Dari Ramadhan s/d Dzulhijjah (3 bulan di akhir tahun 1447H) hanya mengaji kekurangan Ramadhan yang belum khatam, sampai Muharram ini baru masuk juz 18, dan mencoba mentadaburi Quran dengan memulai hafalan dari juz 30 (An-Naba). Semoga ALLAH selalu memberikan rahmat, barokah dan hidayah, serta rezeki melimpah ruah bergelimang rupiah buat sedekah jariyah, tercurahkan bagi kami sekeluarga.

Bismillah dii awal tahun baru islam 1448H, bisa hafidz, menjadi pribadi lebih baik dan lebih bermanfaat, seperti pesan Nabi Muhammad SAW “sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi yang lain” Khoirunnas anfa'uhum linnas (خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ) dan sebaik-baiknya motiviasi diri adalah "fastabiqul khairat" (فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ) yang secara harfiah berarti "berlomba-lombalah dalam kebaikan" seperti tertulis dalam Al-Qur'an, pada Surat Al-Baqarah ayat 148 dan Surat Al-Ma'idah ayat 48.


Minggu, 31 Mei 2026

Trip#05 QQ

Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Alhamdulillah.... memasuki bulan ke-5 di Tahun 2026, dalam bulan ini terdapat Hari Raya Idul Adha pada tgl 27 Mei 2026 / bertempatan dengan 10 Dzulhijjah 1447H. Trip kali ini sedikit hampir sama tujuannya dengan tulisan sebelumnya di Bulan Suci Ramadhan. Mecoba sedikit mendokumentasikan aktivitas terkait mengaji Quran dan berQurban selama di bulan Haram, sehingga pada tulisan ini disingkat Quran Qurban / QQ Trip. 

Aktivitas mengaji Quran diawali dengan keikutsertaan Talaqqi dan Tadabur Surat Al-Fatihah di Griya Quran Surabaya pada tanggal 10 Mei 2026 dan Perjalanan Ekspedisi Qurban dengan mengikuti Wisata Dakwah Qurban (disingkat WIDAQUR) yang diselenggarakan oleh YFSF (yayasan dana sosial al-falah) ke lereng Merapi Yogyakarta pada tanggal 29-30 Mei 2026.

QQ Trip ini, tidak mengeluarkan banyak biaya (sebab jika dihitung  detail lebih banyak yang kita peroleh / kita dapatkan daripada yang kita keluarkan). Seperti halnya biaya mendatangkan Guru bersanad (syeh dari Mekkah) dan juga menyaksikan proses penyembelihan hewan qurban sampai pendistribusian daging qurban, dimana lokasinya tidak dekat sehingga perlu biaya perjalanan dan juga penginapan. Biaya Talqqi GQ hanya 100rb dan Widaqur YDSF cuma 300rb, jadi total sejumlah Empat Ratus Ribu Rupiah. Apabila dihitung dengan yang kita dapat misalnya saja makan/snack atau konsumsi, sangat murah dan pasti ini karena kebaikan yang luar biasa dan nait baik keikhlasan untuk berbagi sehingga bisa dibilang berkah berlimpah.

Alhamdulillah... dari kegiatan Talaqqi Al-Fatihah akhirnya mendaftar di Griya Quran, mulai istqomah mengaji, meskipun start dilevel paling bawah (maklum bukan keluaran pondok) dengan harapan pengen bisa hafal Quran 30 Juz (minim awal Juz 30). Sedangkan dari kegiatan Widaqur di YDSF, saya akui memang YDSF adalah lembaga yang profesional dan amanah, meskipun sudah lama banget menjadi donatur, namun baru kali ini ikut melihat langsung aktivitas sosial keagamaan dan bertemu dengan para petugas/karyawan YDSF serta donatur aktif di forum FK2D.

Dalam QQ trip ini selain pertama kali ngaji Quran dan ekspedisi Qurban, ini adalah event pertama kali ke Kompleks Wakaf Cangkringan Yogyakarta, dimana begitu luar biasanya seseorang mendonasikan/ mewakafkan barang/ tempat/ hartanya untuk kegiatan kebaikan/ kemasyalakatan umat (Bismillah.. bisa mencontoh kebaikannya dan pasti suatu saat saya akan bisa seperti mereka).

Alhamdulillah... meskipun bulan Mei ini rasanya cepat berlalu, masuk kantor juga tidak banyak, sebab kebetulan banyak hari libur namun kesannya sangat banyak, terutama memulai kebaikan dan berbuat baik untuk sesama (menjadi bermanfaat). Terakhir dalam tulisan kali ini, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha. Mudah-mudahan kita selalu diberi kelapangan rezeki dan kemudahan aktivitas, serta bisa berqurban yang terbaik. InsyaAlkah setiap pengorbanan yang kita lakukan membawa keberkahan, membersihkan hati dan meningkatkan ketaqwaan kita, Aamiin....

Selepas bulan haji / Dzulhijjah ini, kita akan memasuki tahun baru hijriyah dan bulan pertama Muharram (masih di bulan haram) mari tetap istiqomah melakukan kebaikan yang telah kita lakukan dari bulan-bulan sebelumnya (Ramadhan, - Dzulhijjah), seperti puasa, silaturahmi, sedekah, dan sholat. sambil sholat fardu di masjid sekalian bersedekah memperbanyak kebaikan dengan sesama dan juga memperbanyak jejak ibadah di muka bumi ini sebagai saksi kelak.

Aktivitas QQ Trip#05 ini sengaja diposting/ditulis, semata-mata hanya untuk kenang-kenangan yang mungkin bisa dilihat/dibaca kembali nanti, tidak ada maksud untuk pamer, unjuk diri, sombong, riya atau ujub, hanya mungkin bisa menjadi motivasi untuk diri sendiri dan mungkin bagi orang lain untuk berbuat yang lebih baik lagi dan saya meyakini hal seperti ini menjadi bagian dari ibadah / siar islam.

Penutup, seperti tulisan-tulisan sebelumnya. Reminder Istiqomah Ibadah: Sholat & Sedekah jalan terus dan ditingkatkan,  selepas puasa Tarwiyah dan Arofah (8 & 9 Dzulhijjah), puasa Daud atau Puasa Senin-Kamis atau minimal puasa Ayyamul Bidh. Bismillah…. Menjelang tahun baru 1448H bersiap untuk lebih baik dan lebih bermanfaat, seperti pesan Nabi Muhammad SAW “sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi yang lain” Khoirunnas anfa'uhum linnas (خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ) dan sebaik-baiknya motiviasi diri adalah "fastabiqul khairat" (فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ) yang secara harfiah berarti "berlomba-lombalah dalam kebaikan" seperti tertulis dalam Al-Qur'an, pada Surat Al-Baqarah ayat 148 dan Surat Al-Ma'idah ayat 48.