Selasa, 31 Maret 2026

AR Trip#03

Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Alhamdulillah.... memasuki bulan 3 di tahun 2026, bertepatan dengan bulan suci Ramadhan 1447H. AR Trip kali ini bukan singkatan teknologi Augmented Reality, namun Amailyah Ramadhan. Jadi perjalanannya buka pergi secara fisik kesuatu tempat, tapi lebih ke perjalanan aktivitas ibadah selama sebulan puasa Ramandhan. Meskipun mungkin tidak secara detail, ataupun aktivitas setiap harinya, namun setidaknya bisa merekam kegiatan (menjadi kenangan) baik ibadah maupun sedekah yang dilakukan, semoga semua aktivitas ini menjadi bagian dari amalan jariyah.

Puasa Ramadhan kali ini genap 30 hari dari tgl 18 Februari s/d 19 Maret 2026. Alhamdulillah... hanya 3 kali tidak jamaah tarawih di masjid, karena ada perjalanan. Setidaknya sholat Fardu dan berjamaah di Masjid berusaha dilakukan. Biasanya Ramadhan sebelum-sebelumnya, minimal khatam Quran sekali, atau sudah dibaca sebelumnya dan saat masuk Ramadhan diselesaikan khatam. Namun kali ini, sudah mulai start juz 1 dari 1 Ramadhan ternyata, sampai sebulan, Ramadhan berakhir hanya 10Juz. Mungkin juga karena memaksa khatam quran di akhir syawal, jadinya kurang optimal dan lagi adanya perjalanan luar kota, sehingga aktivitas tadarus kurang dilakukan.

Terkait keuangan, biasanya di bulan Ramadhan, sekalian menghitung zakat maal dari pendapatan yang diperoleh dan dikeluarkan selama sebulan ramadhan setiap hari. Bisanya jumlah totalnya sama antara nilai zakat maal dengan total sedekah yang ditunaikan. Namun alhamdulillah.. kali ini total sedekah yg dikeluarkan melebihi total zakat maal (2 kali lipat). Secara rinci, dalam SPT tahunan Gaji Netto Rp.218.524.779, apabila diambil 2,5% senilai Rp.5,463.119. Sedangkan sedekah selama sebulan total Rp.11.165.000. Sedangkan Zakat Fitri ditunaikan dengan memberikan beras secara langsung ke 8 golongan yang berhak, tidak melalui badan zakat/amil/masjid, dengan pertimbangan supaya pemberian/pembagian zakat ini lebih bermanfaat dan membahagiakan yang menerima.

Terakhir selama sebulan puasa ramadhan, kegiatan yang bisa dikenang berupa khataman quran, dan ini memang sudah menjadi agenda tiap tahun majelis al-quran indonesia. Satu lagi yang baru berupa berbagi pengalaman (sharing knowledge) atau sedekah ilmu dalam kegiatan ngabuburit multidisiplin. Alhamdulillah... kedua kegiatan tsb ada e-sertifikatnya, meskipun sertifikat sebenarnya tidak terlalu penting / tidak diperlukan, tapi lebih baik jika ada, sehingga bisa diposting dan mungkin bisa menjadi motivasi untuk pemirsa/pembaca berbuat serupa dan hal ini juga bagian dari siar islam.


Penutup, seperti blog-blog sebelumnya. Reminder Istiqomah Ibadah: Sholat & Sedekah jalan terus dan ditingkatkan, selepas puasa Ramadhan sebulan, habis hari raya idul fitri langsung disambung puasa Syawal 6 hari terusan, sehingga pas Jumat kedua Syawal sudah selesai, kemudian lanjut puasa Ayyamul Bidh (13, 14, 15) dan kembali normal ke kebiasaan sebelumya, puasa Senin-Kamis dan Puasa Daud (Dzulqoidah & Muharram).

Mumpung masih di bulan syawal dan masih suasana lebaran ketupat, ijinkan saya mengucapkan:
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447H
Taqobbalallohu Minna Waminkum
Taqobbal yaa Kariim

Semoga amal ibadahi kita diterima oleh Allah SWT
Mohon Maaf Lahir dan Batin atas Segala Salah dan Khilaf
InsyaAllah kita dipertemukan kembali dengan bulan suci Ramadhan mendatang dan keberkahan selalu menyertai kita semua
Aamiin ya robbal alamiin


Jumat, 27 Februari 2026

Campus Trip#02

Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Alhamdulillah.... memasuki bulan 2 tahun 2026, semakin sehat, sukses, berlimpah rezeki dan usia yang barokah, bahagia selalu. Pada Bulan Februari ini, perjalanan trip kedua ke kampus di Yogya dalam rangka mendampingin mahasiswa magang ikutan seminar nasional di UNISA sekalian sebagai pembicara dalam bincang botani di UINSuka. Campus Trip ke Jogja ini adalah ketiga kalinya sejak 2025, pertama pembicara kuliah umum di UINSuka dan kedua peserta Conference di UNISA.

Perjalanan ini tidak hanya ke Jogja namun mampir skalian ke Solo, sebab ada mahasiswa yang dulu S1 kedepan lanjut S2 di UGM dan lagi kursus B.Inggris di UNS. Selain campus trip juga disela waktu disempatkan safari masjid, sebelumnya ke Jogja bisa sholat berjamaah di Masjid Kauman dan Masjid Jogokaryan, Alhamdulillah... pada kesempatan ini bisa mengujungi masjid Mataram dan Masjid Zayed Solo.

Trip pp ini mengunakan moda transportasi KAI yang biasa dilakukan. Berangkat hari Selasa Tgl 10 Februari2026 siang hari Jam 13:50 dari St. Gubeng – Surabaya sampai St. Lempuyangan - Yogyakarta, jam 18.30, mengunakan Kereta JAYAKARTA ekonomi (Rp. 290rb). Kemudian menginap semalam di sekitar UNISA, esok paginya mengikuti Seminar Nasional di UNISA tgl 11 Februari 2026. Lanjut sore pindah penginapan di sekitar UINSuka, dan esok paginya sebagai narasumber di Bincang Botani UINSuka tgl 12 Feruari 2026. Selesai dari Jogja lanjut ke Solo via Kereta lokal / commuter (beli kartu 50rb isi 10rb) dan malam harinya langsung Pulang jam 23:15 dari St. Solo Balapan mengunakan kereta SANCAKA ekonomi (Rp. 250rb) sampai St. Gubeng jam 02:30 pada hari Jumat Tgl 13 Februari 2026.

Pengeluaran selama Trip#02, Tiket Kereta total Rp 590rb, penginapan Kostel Omah inap via RedDoorz Rp. 135rb dan Hotel Syariah Adilla via Agoda Rp. 245rb. Selebihnya buat makan/minum dan ngeGrab Rp 545rb. Jadi pengeluaran keselurahan Trip#02 sebesar Satu Juta Lima Ratus Lima Belas Ribu Rupiah (Rp. 1.515.000,-).

Perjalanan kali ini, spend money masih dikisaran yang tidak jauh beda dengan perjalanan ke homebase tahun lalu, namun kalau tahun lalu hanya mengejar presensi kehadiran WFO disini malah sebaliknya dengan membimbing dan sharing ke kampus, penugasan kapus bisa mengantikan WFO. Jadi pekan ini 10 s/d 13 Feb 2026 terpenuhi 4hari WFO dengan ST non SPD.

Alhamdulillah... Trip#02 kegiatan yang direncanakan berjalan lancar, meskipun moment nya masih seperti tahun 2025 lalu, perekenalan dengan mahasiswa magang baru, membimbing mereka ikutan seminar dan membagikan ilmu/peengalaman  ke teman-teman mahasiswa. Hal ini menjadi dasar dan tujuan utama yaitu tholabul ilmi / mencari dan berbagi ilmu, semoga seluruh aktivitas ini menjadi ladang amalan kebaikan, bermanfaat dan membawa keberkahan jariyah. Selain itu tetap Istiqomah Ibadah: Sholat, Puasa & Sedekah, jalan terus. Kebetulan masih jalan Puasa Daud (Rajab & Syaban) dan beberapa hari lagi masuk bulan puasa Ramadhan, maka perbanyak ngaji / baca al-quran. Alhamdulillah... terhitung sudah khatam lima kali (pertama: Syaban di Masjid Bahrul Ulum Serpong, kedua: Ramadhan di Masjid Al-Akbar Surabaya, ketiga: Dzulhijah di Masjid Raden Fatah UB Malang, keempat: Jumadil Akhir di Masjid Istiqlal Jakarta dan kelima: Syaban di Masjid Zayed Solo). 

Bismillah…. masuk Ramadhan 1447H menjadi lebih baik, diampuni segala dosa dan meningkat  Tadabur Quran dan Ubudiayahnya. Semoga ALLAH selalu memberikan rahmat, barokah dan hidayah, serta rezeki melimpah ruah bergelimang rupiah buat sedekah jariyah, tercurahkan bagi kami sekeluarga. Aamiin....



Rabu, 28 Januari 2026

BRIN Trip#01

 Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Alhamdulillah.... memasuki tahun 2026, semakin sehat, sukses, berlimpah rezeki dan usia yang barokah. Pada Bulan Januari ini, perjalanan trip perdana ke Homebase Utama (HbU) dalam rangka mengembalikan laptop kantor, sekalian menyelesaikan SKP, dan kebetulan juga bertepatan dengan hari kelahiran (HBD) pada 8 Januari penanggalan Masehi, meskipun semenjak usia 40th selalu mengunakan kalender hijriah pada 28 Muharram.

Alhamdulillahnya lagi, tidak seperti tahun 2025 lalu yang setiap pekan ke HbU, mulai tahun 2026 ini, sejak pergantian puncak pimpinan (kebijakan Kepala BRIN memberikan peluang peneliti pulang kampung untuk memajukan riset inovasi didaerahnya), sehingga bisa berkantor pada Homebase Penugasan (HbP) di KKI Kebun Raya Purwodadi. Sekaligus pada Januari ini tepatnya 30 Januari diperingati sebagai HUT KRP yang ke 85th.

Jika membaca tulisan diblog ini tahun lalu 2025, setiap bulannya dipenuhi dengan trip WFO, ketidak-efektifan kinerja dan ketidak-efisiensinya keuangan, serta harapan doa adanya perubahan yang lebih baik, ternyata terealisasi (meskipun pada saat itu, terasa sulit/hampir tidak mungkin bisa). Syukur Alhamdulillah dengan ijin Allah, terwujud.

Trip pp ini mengunakan model yang telah biasa dilakukan tahun lalu, tujuan ke HbU di KST BJ. Habibie Serpong – Tangerang Selatan. Mengunakan moda transportasi Kereta Api Surabaya – Jakarta dan sebaliknya (pergi-pulang). Berangkat hari Rabu Tgl 7 Januari siang hari Jam 14:00 dari St. Gubeng – Surabaya sampai St. PasarSenen - Jakarta, sampe jam 3.00 dini hari trus ngantor Kamis & Jumat Tgl 8-9 Januari. Rencana mumpung sudah di HbU sambung sepekan, karena menurut aturan HbU masuk 3 hari sedangkan HbP masuk 4 hari. Ternyata setelah ditanyakan ke LKSDM dan Sekpim, meskipun di HbU tetap sama dgn di HbP masuk 4 hari (sudah dikunci HbP), sedangkan pekan depan cuma ada 4 hari kerja, coz 1 hari merah/hari Jumat libur. Akhirnya memutuskan untuk pulang Jumat sore/malam, ternyata tiket kereta habis, sehingga baru bisa pulang Sabtu tgl 10 Januari siang hari jam 14:00 dari St. PasarSenen – Jakarta sampai St. Pasar Turi – Surabaya  hari Ahad Tgl 11 Januari pukul 02:00 dinihari. Trip ini paling efektif biaya dengan kereta, karena ekonomi, namun tidak efektif waktu (berangkat KA Jayakarta rute Selatan, pulang KA Kertajaya rute Utara) minimal 11-12 jam perjalanan.

Pengeluaran selama Trip HbU#01, Tiket berangkat KA Jayakarta Rp 266rb dan Pulang KA Kertajaya @Rp 280rb, trasport lokal/grab, makan/minum, dll 215rb. Total sebesar Tujuh Ratus Enam Puluh Satu Ribu Rupiah (761.000).


Tidak ada catatan hikmah dalam trip kali ini, hanya menyelesaikan tugas dinas, kembalikan laptop secara aman, dan ajuan evaluasi SKP tahun 2025. Alhamdulillahnya bisa bertemu dengan Pak Kapus & Sekretaris, serta dengan rekan sekelris (bisa membagikan kenangan riset dalam bentuk kalender meja akuatik 2026). Pengalaman pertama masuk/mencoba ruangan di LABTIAP, selama 2025 taunya hanya 720, GWB & TMC saja. Sebenarnya memang banyak gedung kantor di KST Serpong, namun karena jauhnya lokasi dan tidak ada moda transportasi, maka 720 adalah satu-satunya gedung kantor yang terdekat dengan pintu gerbang dan masjid Bahrul Ulum, sehingga setahun itu cuma disana saja.

Target tahun 2026 ini, selain seperti tahun sebelumnya Istiqomah Ibadah: Sholat, Puasa & Sedekah. Mulai tahun ini ditingkatkan istiqomah muamallah: melakukan kegiatan / kebaikan kesesama. Sebagai contoh: jika sebelumnya hanya donasi takbir rutin setiap bulan, mulai saaat ini dirutinkan donasi anak yatim tiap bulan; jika sebelumnya tujangan fungsioanal (TF) dialokasikan bantu riset mahasiswa, kadang juga mengambil tunjangan kinerja (TK) untuk biaya publikasi / APC, mulai saat ini TF dan TK dibuat rutin dan dialokasikan buat pendidikan, termasuk pengeluaran riset, ngelab, ke lapangan, ikutan seminar/conference, publikasi artikel/jurnal sampai menerbitkan buku. Bismillah... seluruh aktivitas keseharian dari bangun tidur sampai tidur lagi, selama bekerja dan selama hidup didunia ini, menjadi ladang amalan kebaikan, bermanfaat dan membawa keberkahan jariyah kelak diakhirat nanti.

REMINDER.... prioritas ibadah, sebab saat ini sudah masuk bulan Haram: Rajab & Syaban, sebentar lagi masuk bulan suci Ramadhan, maka persiapan meningkatkan ibadah: sepeti Sholat fardhu (5waktu: tepat waktu, di masjid, berjamaah) & Sholat sunnah tak ditinggalkan (Tahajud+Lail, syuruk+Dhuha, Rowatib). Biasa puasa Senin-Kamis setiap pekan dan puasa Ayamul Bidh tiap bulan, sekarang ditingkatkan puasa Daud menjelang puasa Ramadhan. Biasa ngaji one juz one week, sekarang 1 juz dalam 1, 2 atau 3 hari sehingga sebelum masuk Ramadhan sudah khatam dan mulai lagi one day one juz selama puasa. Meskipun ini catatan kelihatannya memenuhi ibadah, namun selama hari/waktu kerja dikantor dan full aktivitas merancang persiapan percobaan, keliling kebun pengamatan dan membimbing mahasiswa penelitian.

Terhitung sudah banyak hal mengembirakan telah tercapai di tahun 2025, tahun 2026 ini akan lebih baik lagi. 2025 bisa selesai studi S3, SKP dinilai baik, bimbingan skripsi 1 mahasiswa  dan magang 3 mahasiswa selesai dengan hasil prestasi sangat luar biasa, tembus scopus 2 artikel yang sebelumnya tdk pernah tercapai, meskipun ada yang tidak tercapai, seperti sebagai ketua tim riset dan memiliki pendanaan eksternal. Namun yakin tahun ini bisa tercapai lebih baik dari tahun lalu, dan Alhamdulilah 2025, tidak bisa pergi ketanah suci, seperti keinginan bisa haji / umroh setiap tahun, karena ekonomi yang hampir sangat minim, belum ada yang ditabung, hampir semua terpakai untuk trip pp. Salah satu jalan saat ini sambil menabung, mengumpulkan amalan yang berpahala setara dengan haji/umroh, atau amalan yang berpahala dibangunkan istana / rumah di surga atau paling tidak menunpuh jalan tholabul ilmi yang pasti dimudahkan jalan ke surga. Setidaknya ngaji Quran jalan terus, terhitung bisa khatam empat kali (pertama Syaban: di Masjid Bahrul Ulum, Ramadhan: di Masjid Al-Akbar Surabaya, Dzulhijjah: di Masjid Raden Fatah UB, dan keempat Jumadil Akhir: di Masjid Istiqlal Jakarta). 

Bismillah…. masuk bulan Syaban saat ini Sholat 40Rakaat (fardu+sunnah) jalan terus, Alhamdulillah… ngaji sampai Juz 16 (TARGET: khatam Quran di Syaban) dan masih istiqomah puasa Daud (Rajab & Syaban). Semoga ALLAH selalu memberikan rahmat, barokah dan hidayah serta rezeki melimpah ruah bergelimang rupiah buat sedekah jariyah, tercurahkan bagi kami sekeluarga. Aamiin....

 

 

Selasa, 30 Desember 2025

WFO#17 BRIN

 

WFO#17 ini, adalah perjalanan terakhir di bulan Desember. Alhamdulillah... kembali seperti perjalanan WFO sebelumnya, dengan trip/pp dua pekan sekali jalan. Tujuan jelas ke homebase tunggal KST BJ Habibie SERPONG dan tempat tinggal jelas di RUSUNAWA puspitek BRIN. Hampir dipastikan tidak ada hal baru lagi. Mungkin perasaan lebih santai dan enjoy karena ini trip /pp mendekati akhir, setidaknya akhir dari tahun 2025 ini, semoga ditahun depan 2026 ada perubahan di BRIN. Selebihnya sih… seperti biasanya: berangkat, dua hari ngantor trus dua hari libur disana dan dua hari ngantor lagi baru pulang, namun karena ingin menghemat pengeluaran, yang semakin kesini, semakin ada aja kebutuhannya, misal tiket kereta naik, biaya makan/minum bertambah, biaya pulsa/kuota juga membengkak, makin sering transportasi lokal, juga laundry yang meningkat. Namun ya... gimana lagi... hanya memenuhi tapping WFO di homebase itu saja. Tidak efektif dan jauh dari kata efisiens secara ekonomis, Cuma begitulah aturannya saat ini, ya sudah diikuti saja. Semoga tahun depan 2026 bisa ada perubahan di BRIN tidak ada wajib homebase, cukup bisa berkantor di lokasi terdekat dengan domisili atau homebase Pembantu yang masuk akal dan tidak ribet seperti janji pimpinan/kepala BRIN yang baru.

Beberapa hal mungkin sama dengan trip WFO sebelum-sebelumnya. Setidaknya WFO tujuhbelas ini, buat catatan atau pengingat sebagai kenangan apabila tulisan ini dibaca atau dilihat kembali dimasa mendatang. WFO#17, seperti biasanya dengan jalur Kereta Api, dari Sidoarjo kereta lokal dan pindah kereta Surabaya-Jakarta begitu juga sebaliknya (pergi-pulang). Berangkat hari Rabu Tgl 10 Des, Ngantor Kamis & Jumat Tgl 11-12 Des, trus off libur sabtu-ahad tgl 13-14 Des, lanjut ngantor Senin & Selasa Tgl 15-16 Des, baru hari Rabu Tgl 17 Des, perjalanan pulang siang hari sampai di St. PasarSenen jadwal kereta jam 5 sore, sampai di Surabaya hari Kamis Tgl 18 Des, lanjut kereta lokal sampai Sidoarjo. Trip ini efektif secara tiket kereta, namun tidak efektif secara waktu dan biaya, namun tidak ada alternatif lain yang lebih minim jika lebih maju dan ini yang paling cocok dengan kondisi saat ini.

Transportasi WFO#17 ditempuh mengunakan KAI. Berangkat dan Pulang dengan kereta Jayakarta (ekonomi) @Rp 360rb. Total pengeluaran diluar transportasi PP – KAI diatas 720rb + Kereta lokal 6rb&4rb (Rp. 730rb), seperti pulsa/kuota 300rb, makan - minum & grab juga laundry adalah 655rb. Maka total WFO#16 secara keseluruhannya sebesar Satu Juta Enam Ratus Delapun Puluh Lima Ribu Rupiah (1.685.000).

Catatan hikmah dalam WFO#17 BRIN ini, setidaknya ada TIGA hal. Pertama, bisa tapping ke homebase, sebagai pegawai BRIN yang 3M (manut, mandiri dan mantap). Kedua, meningkatkan rasa sabar dan ihklas dengan berkorban waktu, tenaga & biaya. Ketiga, semakin bersyukur, ternyata menjadi yang terpilih (mampu) travel-ing (keliling JAWA dari barat ke timur, lewat utara dan selatan) serta bisa kuliner-an (selama dalam sekali perjalanan / trip SURABAYA – JAKARTA pp) sesuatu yang luar biasa, yang perlu didokumentasikan dalam berkarier di BRIN, yg hampir genap duapuluh tahun mengabdi.

Juga satu sisi positif adalah semakin menguatkan perekonomian sektor lokal sekitar (pemerintah/mitra KAI, pedagang asongan, ojek online, angkot, warteg, laundry, warung klontong, dll). Oleh karena itu, Istiqomah Ibadah: Sholat, Sedekah, Sholawat, dan Selalu always berSyukur - mengingatNYA adalah satu-satunya keuntungan daripada menghitung kerugian dalam ukuran duniawi semata, terutama waktu, tenaga dan biaya yang telah dikeluarkan. Semoga seluruh aktivitas keseharian ini selama bekerja dan hidup didunia selama ini, dicatat menjadi amal ibadah, bermanfaat dan membawa keberkahan jariyah kelak diakhirat nanti.

REMINDER.... untuk WFO cukup memenuhi kewajiban PRESENSI di homebase, dan selebihnya PRIORITAS menunggu waktu Sholat fardhu(5waktu). Meskipun ini catatan kelihatannya memenuhi presensi, namun selama ini kalau sudah dikantor ya aktivitas full diruangan, hanya jeda waktu sholat dan kembali ke ruangan untuk kerja lagi, jadi bukan berarti enak-enakan, cuma datang taping trus keluar dan kembali taping lagi buat pulang.

WFO#17 ini karena dirasa terakhir -setidaknya di penghujung akhir tahun 2025 (semoga 2026) tidak ada lagi, maka meskipun kewajiban homebase di BRIN Serpong, namun karena merasa terakhir dan mungkin juga tidak akan seperti kali ini, maka sehari juga berkantor di BRIN Cibinong, merasakan suttle bus yang sudah kembali ringan  (dulu masih urunan bensin, skrg sudah tidak lagi), sekalian melihat perubahan yang terjadi di Kawasan Cibinong (seperti pembongkaran pagar, dan perubahan fasad gate, renov kantin, dan masjid lama yang sudah rata dengan tanah. Masjid yang pertama kali menginjakan kaki di Cibinong saat CPNS, masih di LIPI saat itu, kini hanya tinggal kenangan.

Pengalaman trip WFO selama 2025 ini, menyadarkan bahwa masih banyak pegawai yang berdedikasi tinggi namun kondisinya juga susah dan terdholimi oleh sistem yang dibentuk oleh oknum selama ini, mereka juga harus wira-wiri berpisah dengan keluarganya, berangkat pagi pulang petang, dan mungkin banyak lagi lainnya.

Mumpung sebagai pegawai kecil, masih rendahan, yang berada didalam eforia dinamika WFO dan belum ada beban/ amanah/ tanggungjawab memimpin suatu lembaga misalnya dalam tingkat terkecil seperti kelompok riset, TARGET: sholat tepat waktu berjamaah di masjid, sholat sunnah Rawatib(12Rakaat), Dhuha(4Rakaat) & Lail/Tahajud(8Rakaat) + Witir(3Rakaat) tetap dijaga istiqomah.

Trip ini masuk akhir bulan Jumadil Akhir 1447H, Alhmadulillah... selain ikut jamaah khotmil quran (seperti MQI, one day one juz, atau juz pekanan jamaah haji), prioritas utama ngaji sendiri, Alhamdulillah selama 2025 ini, terhitung bisa khatam empat kali (pertama Syaban di Masjid Bahrul Ulum, Ramadhan di Masjid Al-Akbar Surabaya, Dzulhijah di Masjid Raden Fatah UB, dan keempat Jumadil Akhir di Masjid Istiqlal Jakarta). Bismillah…. Mulai masuk bulan Rajab sudah start mulai lagi ngaji quran, saat ini sampai Juz 10 (TARGET: khatam Quran di Syaban) dan Alhamdulillah… masih istiqomah puasa sunnah Senin-Kamis & Ayyamul Bidh (TARGET: puasa Daud 2 Bulan: Rajab & Syaban). 

Semoga ALLAH selalu memberikan rahmat, barokah dan hidayah serta rezeki melimpah ruah bergelimang rupiah buat sedekah jariyah, tercurahkan bagi kami sekeluarga. Aamiin....

 

 

Minggu, 30 November 2025

WFO#16 BRIN

 

WFO#16 ini, perjalanan terakhir di bulan November. Alhamdulillah... kembali seperti perjalanan WFO sebelumnya, dengan trip/pp dua pekan sekali jalan. Tujuan jelas ke homebase tunggal KST BJ Habibie SERPONG dan tempat tinggal juga jelas di RUSUNAW puspitek BRIN. Hampir dipastikan tidak ada hal baru lagi. Mungkin perasaan lebih santai dan enjoy karena trip ini bisa dibilang mendekati akhir (Aamiin...), sebab ada perubahan di BRIN. Selebihnya sih… seperti biasanya: berangkat, dua hari ngantor trus dua hari libur disana dan dua hari ngantor lagi baru pulang, namun karena ingin menghemat pengeluaran, yang semakin kesini, semakin naik, ongkos kereta naik (meski dah milih ekonomi, tapi kadang jadwalnya yang kurang sesuai), biaya makan/minum juga ikutan bertambah (meski dah puasa sunnah dan bawa ricecooker utk masakan nasi sendiri), belum biaya pulsa/kuota ditambah transportasi lokal spt grab/gojek, juga utk laundry (meski dah dipilih outfit yg paling minim dan sesuai kebutuhan pakaian ngantor dan pakaian keseharian disaja). Namun ya... gimana lagi... hanya memenuhi tapping WFO di homebase itu saja. Tidak efektif dan jauh dari kata efisiens secara ekonomis, Cuma begitulah aturannya saat ini, ya sudah diikuti saja. Semoga tahun depan 2026 bisa ada perubahan di BRIN yang lebih baik dalam hal tapping kehadirian pegawai (tidak ada wajib homebase, cukup bisa berkantor di CWS terdekat dengan domisili). Istilah yang sekarang sering dilontarkan periset bisa pulang kampung.

Beberapa hal mungkin sama dengan trip WFO sebelum-sebelumnya. Setidaknya WFO enambelas ini, buat catatan atau pengingat sebagai kenangan apabila tulisan ini dibaca atau dilihat kembali dimasa mendatang. WFO#16, seperti biasanya dengan jalur Kereta Api, dari Sidoarjo kereta lokal dan pindah kereta Surabaya -Jakarta begitu juga sebaliknya. Berangkat hari Rabu Tgl 19 Nov, Ngantor Kamis & Jumat Tgl 20-21 Nov, trus off libur sabtu-ahad tgl 22-23 Nov, lanjut ngantor Senin & Selasa Tgl 24-25 Nov, baru hari Rabu Tgl 26 Nov, pagi masih ngantor, ada zoom lanjut perjalanan siang hari sampai di St. PasarSenen jadwal kereta pulang sore jam 5, sampai di Surabaya hari Kamis Tgl 27 Nov, lanjut kereta lokal sampai Sidoarjo. Trip ini efektif secara kereta, namun tidak efektif secara waktu dan biaya, namun alternatif ini yang paling cocok dengan kondisi saat ini.

Transportasi WFO#16 ditempuh mengunakan KAI. Berangkat dan Pulang dengan kereta Jayakarta (ekonomi) @Rp 360rb. Total pengeluaran diluar transportasi PP – KAI diatas + Kereta lokal (Rp. 730rb), seperti pulsa/kuota 225rb, makan - minum & grab juga laundry adalah 521rb. Maka total WFO#16 secara keseluruhannya sebesar Satu Juta Empat Ratus Tujuh Puluh Enam Ribu Rupiah (1.476.000).

Catatan hikmah dalam WFO#16 BRIN ini, setidaknya ada TIGA hal. Pertama, bisa tapping ke homebase, sebagai pegawai BRIN yang 3M (manut, mandiri dan mantap). Kedua, meningkatkan rasa sabar dan ihklas dengan berkorban waktu, tenaga & biaya. Ketiga, semakin bersyukur, ternyata menjadi yang terpilih (mampu) travel-ing (keliling JAWA dari barat ke timur, lewat utara dan selatan) serta bisa kuliner-an (selama dalam sekali perjalanan / trip SURABAYA – JAKARTA pp) sesuatu yang luar biasa, yang perlu didokumentasikan dalam berkarier di BRIN.

Juga satu sisi positif adalah semakin menguatkan perekonomian sektor lokal sekitar (pemerintah/mitra KAI, pedagang asongan, ojek online, angkot, warteg, laundry, warungklontong, dll). Oleh karena itu, Istiqomah Ibadah: Sholat, Sedekah, Sholawat, dan Selalu always mengingatNYA adalah satu-satunya keuntungan daripada menghitung kerugian dalam ukuran materi/duniawi semata, terutama waktu, tenaga dan biaya yang telah dikeluarkan. Semoga segala aktivitas keseharian ini selama bekerja dan hidup didunia, dicatat menjadi amal ibadah, bermanfaat dan membawa keberkahan jariyah kelak diakhirat.

REMINDER.... untuk WFO cukup memenuhi kewajiban PRESENSI di homebase, dan selebihnya PRIORITAS menunggu waktu Sholat fardhu(5waktu). Meskipun ini catatan kelihatannya memenuhi presensi, namun selama ini kalau sudah dikantor ya aktivitas full diruangan, hanya jeda waktu sholat dan kembali ke ruangan kerja lagi, jadi bukan berarti datang taping trus keluar dan taping lagi buat pulang. Pengalaman trip selama 15 kali, menyadarkan bahwa masih banyak pegawai yang berdedikasi tinggi namun kondisinya juga susah / terdholimi oleh sistem yang ada, harus wira-wiri berpisah dengan keluarganya, berangkat pagi pulang petang, dan mungkin banyak lagi lainnya.

Mumpung sebagai pegawai kecil, masih rendahan, yang berada didalam eforia dinamika WFO dan belum ada beban/ amanah/ tanggungjawab memimpin suatu lembaga misalnya dalam tingkat terkecil seperti kelompok riset, TARGET: sholat tepat waktu berjamaah di masjid, sholat sunnah Rawatib(12Rakaat), Dhuha(4Rakaat) & Lail/Tahajud(8Rakaat) + Witir(3Rakaat) tetap dijaga istiqomah.

Trip ini masuk bulan Jumadil Akhir 1447H, Alhmadulillah... selain ikut jamaah khotmil quran (seperti MQI, one day one juz, atau juz pekanan jamaah haji), prioritas utama ngaji sendiri, Alhamdulillah selama 2025 ini, terhitung bisa khatam empat kali (pertama Syaban di Masjid Bahrul Ulum, Ramadhan di Masjid Agung Surabaya, Dzulhijah di Masjid Raden Fatah UB, dan saat ini keempat Jumadil Akhir di Masjid Istiqlal Jakarta). Bismillah.. besoknya sudah start memulai lagi ngaji quran baru sampai Juz 2, (TARGET: sebelum Ramadhan bisa khatam, ada tiga bulan mendatang) dan Alhamdulillah masih tetap istiqomah rutinkan puasa sunnah Senin-Kamis & AyyamulBidh (TARGET: puasa Daud di Bulan Rajab & Syaban). Semoga ALLAH selalu memberikan rahmat, barokah dan hidayah serta rezeki melimpah ruah bergelimang rupiah buat sedekah jariyah, tercurahkan bagi kami sekeluarga. Aamiin....


Kamis, 20 November 2025

WFO#15 BRIN


WFO#15 ini, perjalanan terakhir di bulan Oktober dan perdana di bulan November. Alhamdulillah kembali ke rutinitas WFO model gini di tahun 2025. Sudah berjalan limabelas kali trip/pp, tujuan jelas ke homebase tunggal KST BJ Habibie SERPONG dan tinggal jelas di RUSUNAWA-BRIN (sudah ditempati tiga kali sblmnya). Tidak ada hal baru lagi. Perjalanan WFO ke-15 ini ambil seperti biasanya juga dua hari ngantor trus dua hari libur disana dan dua hari ngantor trus pulang, namun karena ingin menghemat pengeluaran, yang semakin kesini, semakin naik, ongkos kereta naik (meski dah milih ekonomi, tapi kadang jadwalnya yang kurang sesuai), biaya makan/minum juga ikutan bertambah (meski dah puasa sunnah dan bawa ricecooker utk masakan nasi sendiri), belum biaya pulsa/kuota ditambah transportasi lokal spt grab/gojek, juga utk laundry (meski dah dipilih outfit yg paling minim dan sesuai kebutuhan ngantor dan dirumah saja). Namun ya... gimana lagi... hanya memenuhi WFO di homebase itu saja. Tidak efektif dan jauh dari efisiens secara ekonomis, Cuma begitulah aturannya, ya sudah diikuti saja. 

Beberapa hal mungkin sama dengan trip WFO sebelum-sebelumnya. Setidaknya buat catatan atau pengingat sebagai kenangan apabila tulisan ini dibaca atau dilihat kembali dimasa mendatang. Mungkin yang baru di trip ini, coba beli tiket KAI sekali jalan/PP dengan kereta yang sama (JAYAKARTA) karena lebih murah dibandingkan JAYABAYA dan GUMARANG, meskipun konsekwensinya utk kepulangannya tidak bisa sore pulang kantor, jadinya besok harinya sore, karena dihitung secara waktu dari presensi pulang trus perjalanan ke stasiun sudah memakan skitar dua jam kalau ontime keretanya bisa langsung berpidah, kalau masih nunggu apalagi ditinggal / jeda sholat, atau lainnya, bisa memakan lebih waktunya. Kemudian disini juga tidak mengandalkan pulsa/kuata HP seperti biasanya, jadi dicoba beli modem (telkomsel Orbit) utk lebih menghemat pemakaian kuota internet, biar jadi satu dan bisa digunakan banyak perangkat HP & Laptop. Sehingga jatuhnya mengeluarkan biaya tambahan skitar 500rb utk alatnya dan 100rb utk kuotanya.

WFO#15, Berangkat  hari Rabu Tgl 29 Okt, Ngantor Kamis & Jumat Tgl 30-31 Okt, trus off libur sabtu-ahad tgl 1-2 Nov, lanjut ngantor Senin & Selasa Tgl 3-4 Nov, baru  hari Rabu Tgl 5 Nov, pagi masih ngantor, ada zoom lanjut perjalanan siang, jam 5 sore jadwal kereta pulang, sampai di Surabaya hari Kamis Tgl 6 Nov. Trip ini efektif secara kereta, namun tidak efektif secara waktu dan biaya, sehingga WFO selanjutnya tidak mengunakan model ini, meskipun dari Surabaya ke Sidoarjo nya agak spesial (ngak ngeGrep/Gojek – tapi dianter jemput, secara waktu tidak terpaut dan secara kondisi agak ribet (hujan).
Transportasi WFO#15 ditempuh mengunakan KAI. Berangkat dan Pulang beli tiket PP dari St. Surabaya Gubeng – Pasar Senen Jakarta (Jayakarta-ekonomi) dan sebaliknya @Rp 360rb. Total pengeluaran diluar transportasi PP – KAI diatas (Rp. 720rb), seperti makan minum grab dan laundry, jadi 489rb. Maka total keseluruhannya WFO#15 sebesar Satu Juta Delapan Ratus Sembilan Ribu Rupiah (1.809.000).

Catatan hikmah dalam WFO#15 BRIN ini, setidaknya ada TIGA hal. Pertama, bisa tapping ke homebase, sebagai pegawai BRIN yang 3M (manut, mandiri dan mantap). Kedua, meningkatkan rasa sabar dan ihklas dengan berkorban waktu & biaya. Ketiga, semakin bersyukur, ternyata menjadi yang terpilih (mampu) travel-ing (keliling JAWA dari barat ke timur, lewat utara dan selatan) serta bisa kuliner-an (selama dalam sekali perjalanan / trip SURABAYA – JAKARTA pp) sesuatu yang luar biasa, yang perlu dicatat dalam berkarier di BRIN.
Juga satu sisi positif adalah semakin menguatkan perekonomian sektor lokal sekitar (pemerintah/mitra KAI, pedagang lokal, ojek online, angkot, warteg, laundry, dll). Oleh karena itu, Istiqomah Ibadah: Sholat, Sedekah, Sholawat, dan Selalu Always mengingatNYA adalah satu-satunya keuntungan daripada menghitung kerugian dalam ukuran duniawi semata, terutama waktu, tenaga dan biaya yang telah dikeluarkan. Semoga segala aktivitas keseharian kita selama bekerja dan hidup didunia ini, dicatat menjadi amal ibadah, bermanfaat dan membawa keberkahan jariyah kelak diakhirat.

REMINDER.... untuk WFO cukup memenuhi kewajiban PRESENSI di homebase, dan selebihnya PRIORITAS menunggu waktu Sholat fardhu(5waktu). Meskipun ini catatan kelihatannya memenuhi presensi, namun selama ini kalau sudah dikantor ya aktivitas full diruangan, hanya jeda waktu sholat dan kembali ke ruangan kerja lagi, jadi bukan berarti datang taping trus keluar dan taping lagi buat pulang. Pengalaman trip selama 14 kali, menyadarkan bahwa banyak pegawai yang berdedikasi tinggi namun kondisinya susah / terdholimi oleh sistem yang ada, harus wira-wiri berpisah dengan keluarganya, berangkat pagi pulang petang, dan mungkin banyak lagi lainnya.

Mumpung sebagai pegawai kecil, bisa, rendahan, yang berada didalam eforia dinamika WFO dan belum ada beban/amanah/tanggungjawab memimpin, Buat TARGETq: sholat tepat waktu berjamaah di masjid, sholat sunnah Rawatib(12Rakaat), Dhuha(4Rakaat) & Lail/Tahajud(8Rakaat) + Witir(3Rakaat) tetap dijaga istiqomah. Trip ini masuk bulan Jumadil Awal 1447H, Alhmadulillah... sudah berjalan khatam quran (Juz 26) dan masih tetap istiqomah rutinkan puasa sunnah Senin-Kamis. Semoga ALLAH selalu memberikan rahmat, barokah dan hidayah serta rezeki melimpah & jalan terbaik buat kami sekeluarga. Aamiin....