Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
Alhamdulillah.... memasuki bulan ke-7 di Tahun 2026 pada awal Juli ini
perjalanan selama dua hari ke Jogjakarta. Dalam kalender islam masuk bulan
Muharram. Perjalanan dilakukan dalam rangka mengikuti kegiatan Seminar
(memperesentasikan makalah) di UGM sekalian besoknya mumpung sekalian di jogja,
menyaksikan presentasi akhir mahasiswa magang di UIN Sunan Kalijaga. Rencana
berangkat malam sepulang ngantor di KRP. Sebab Senin dan Selasa kebetulan ada
mahasiswa magang yang baru masuk KRP sehingga briefing dan orientasi dilanjut
pertemuan perkenalan ke pihak DPKI. Tepat pukul 15:30, presensi langsung
sepeda-motoran pulang, mampir Sidoarjo untuk packing, lanjut sampai Surabaya.
Perjalanan dengan kereta Surabaya-Jogjakarta pp.
Perjalanan ke Yogyakarta (Jogja Trip#07) ini, berangkat Selasa Tgl 30Juni
dari St. Gubeng Surabaya dengan KAI Sancaka sampe Rabu Tgl 1 Juli dan Pulang dengan
kereta sama Kamis Tgl 2Juli dari St. Kota Yogyakarta, sampe Jumat Tgl 3Juli di
Surabaya. Sehingga Tiket KAI pp @ Rp. 189rb
ditambah dengan nginap semalam di Jogja Rp. 174rb via Agoda pada Ndalem
Timoho, lokasinya relatif dekat dengan UIN dan ada masjid dekat juga
disana.
Selama di Jogja pengeluaran diluar tiket dan inap diatas adalah Grab (Rp.
60rb), makan & minum (Rp. 122rb), parkir (Rp. 20rb), kemudian tiket masuk
wisata Keraton (Rp. 60rb) dan museum Sonobudoyo (Rp. 10rb). Jadi pengeluaran
keseluruhannya Rp. 824.000,- (delapan ratus dua puluh empat ribu rupiah).
Alhamdulillah... trip ke Jogja ini mungkin ke empat kalinya terhitung tahun lalu saat awal dan akhir dengan Ade, Ifa, Rani, dkk. Magang BRIN 2025, dan tahun ini awal Februari saat Bincang Botani di UIN SuKa dan terakhir saat Presentasi Mahasiswa Magang 2026, dan menjadi moment akhir dengan angkatan Bio UIN SuKa kali ini. Mungkin begitulah siklus kehidupan ada awal ada akhir. Sebab pada perjalanan ini meskipun akhir dari UIN namun menjadi awal dari UGM, bertemu dengan kolega baru lagi dan memang kali ini baru berkesempatan pertama kalinya ke Fakultas Biologi UGM serta mengikuti SNBT disana.
Dalam trip ini, tetap disempatkan untuk bisa melihat langsung masjid
bersejarah, kuno/tua ataupun yang ”ter” disuatu daerah (terbesar/termega/terviral,
dll). Sebab kesempatannya tidak panjang hanya sehari dan pada trip sebelumnya
juga beberapa masjid pernah dikunjungi, seperti Masjid Jogokariyan, Masjid
YDSF, Masjid Kauman Kraton, Masjid
Kotagede Mataraman, Masjid UGM, maka kali ini satu yang dituju ke Masjid
Soko Tunggal.
Beberapa aktivitas selama Yogja trip ter-capture disini. Namun ini sekedar buat
kenang-kenangan yang sengaja diposting/ditulis, semata-mata untuk mengingat
kembali dengan melihat/membacanya suatu saat, tidak ada maksud untuk pamer, sombong,
unjuk diri, riya atau ujub, hanya semata-mata menjadi motivasi buat diri
sendiri bisa berbuat yang lebih baik lagi. Dan saya yakini, hal seperti ini
termasuk dalam siar islam menceritakan kebaikan dan pasti dicatat sebagai amal
ibadah.
Penutup, seperti tulisan-tulisan sebelumnya. Reminder Istiqomah Ibadah:
Sholat & Sedekah jalan terus dan ditingkatkan, selagi terbiasa dengan puasa
sunnah (Senin-Kamis dan Ayyamul Bidh. Alhamdulillah...selama setahun khatam
Qur’an 5kali (pertama: Syaban di Masjid Bahrul Ulum, kedua: Ramadhan di
Masjid Al-Akbar Surabaya, ketiga: Dzulhijah di Masjid Raden Fatah UB, keempat:
Jumadil Akhir di Masjid Istiqlal Jakarta dan kelima: Syaban di Masjid Zayed
Solo). Dari Ramadhan s/d Dzulhijjah (3 bulan di akhir tahun 1447H) hanya
mengaji kekurangan Ramadhan yang belum khatam, Muharram ini sudah sampai juz 20,
dan terus mentadaburi Quran dengan memulai hafalan dari juz 30 (Abasa)
berjalan dua bulan di Griya Quran surabaya. Semoga ALLAH selalu memberikan
rahmat, barokah dan hidayah, serta rezeki melimpah ruah bergelimang rupiah buat
sedekah jariyah, tercurahkan bagi kami sekeluarga.
Bismillah dii tahun
1448H, bisa hafidz, menjadi pribadi lebih baik dan lebih bermanfaat, seperti
pesan Nabi Muhammad SAW “sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi
yang lain” Khoirunnas anfa'uhum linnas (خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ
لِلنَّاسِ) dan sebaik-baiknya motiviasi diri adalah "fastabiqul
khairat" (فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ) yang secara harfiah
berarti "berlomba-lombalah dalam kebaikan" seperti tertulis
dalam Al-Qur'an, pada Surat Al-Baqarah ayat 148 dan Surat Al-Ma'idah
ayat 48.


















