Selasa, 28 April 2026

Bandung Trip#04

 Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Alhamdulillah.... memasuki bulan ke-4 di tahun 2026, bertepatan dengan bulan Syawal 1447H. Trip kali ini lebih banyak mendokumentasikan aktivitas selama di Bandung, meskipun secara umum masih mengambarkan kebiasaan syawalan (halal bi halal, silaturahmi dan puasa sunnah).

Perjalanan ke Bandung ini, dalam rangka rapat kerja / koordinasi para pegawai Pusat Riset Teknologi Lingkungan dan Teknologi Bersih, dan sekaligus halal bi halal sivitas PRTLTB , pada hari Selasa tgl 7 April 2026. Mengingat kewajiban WFO 4 hari sepekan, maka surat penugasannya dibuat selama 4 hari di Bandung, tambah dengan perjalanan berangkat dan kembalinya, jadi total sepekan. Berangkat dari Medaeng - Sidoarjo dengan Bus CitiTrans hari Ahad tgl 5Apr, sampai Suci - Bandung Senin Subuh tgl 6Apr, kemudian menginap di BRIN Djunjungan Bandung sampai hari kamis tgl 9Apr, Magrib-Isya kembali pulang dengan Kereta Mutiara Selatan dari St. Kota Bandung sampai St. Gubeng Surabaya hari Jumat tgl 10Apr.

Sedikit rincian pengeluaran selama sepekan perjalanan di Bandung, yaitu: tiket Bus Rp 450rb, tiket KAI Rp. 410rb, dan makan, minum serta grab selama disana Rp. 633.500,- termasuk juga oleh-oleh Bolu susu Bandung. Sehingga total sejumlah Satu Juta Empat Ratus Sembilan Puluh Tiga Ribu Lima Ratus Rupiah, dibulatkan menjadi Rp. 1,5jt.

Alhamdulillah... nginap selama 4 hari disana Free alias Gratis, mengunakan ST. Penginapan ini berada di dalam kantor BRIN, Jl. Dr. Djunjunan 133, Bandung (Kantor ex-LAPAN). Lokasinya strategis, tempat turun / pemberhentian Bus maupun Travel di daerah Pasteur. Kamarnya lumayan model baru dan bagus, perlengkapan kamar cukup tersedia, juga ada AC, TV, kulkas dan kompor induksi serta teko pemanas air. Fasilitas di kamar mandi juga tersedia handuk, sabun dan gelas. Cuma kurangnya tidak difasilitasi wifi internet, tidak ada sikat gigi+pasta, tidak disediakan botol air minum atau setidaknya ada air minum isi ulang dan satu kamar hanya satu bed ukuran besar, sehingga agak kurang nyaman jika harus sharing/berbagi kamar dengan orang lain.

Alhamdulillah... dalam bulan April yang bertepatan di bulan Syawal jadi aktivitas umum seperti silaturahmi, bermaaf-maafan, atau halal bihalal sering dilakukan, Dimulai dari ketemuan keluarga, lanjut di kampus Tgl 28Mar, terus virtual di kantor (BRIN-KRP) Tgl 30Mar, sampe kampung (tetangga se-RT) Tgl 4Apr, masih lanjut khusus sivitas PRTLTB Tgl 7Apr yang ke Bandung ini, dan terakhir di Namira Hotel – depan Masjid Al-Akbar Surabaya (Syawalan Alumni Haji NH 2023) Tgl 12Apr sebagai penutup.

Beberapa aktivitas selama di Bandung, foto/dokumentasinya ter-capture disini. Pertama yang jelas aktivitas PRTLTB karena ini dasar perjalanan/kedatangan di Bandung (KST Samaun Samadikun, Jl Sangkuriang - Cisitu Bandung). Dari mulai masuk berkerja di LIPI sampai saat ini di BRIN, terhitung ke Bandung hanya tiga kali, awal saat orientasi CPNS (2006) kemudian selama di LIPI tidak pernah, sampai saat ganti organisasi BRIN, ada conference (2024) di BRIN-Serpong 2hari dan 2hari setelahnya, sebelum balik ke Surabaya diagendakan ke BRIN-Bandung sekalian kegiatan awal PKM Mahasiswa UNPAD, dan terakhir saat (2026) ini. Meskipun secara pribadi pernah berpergian ke Bandung, awal pertama saat masih ikutan Retooling IPB Bogor, kemudian saat kegiatan PROFAUNA chapter ke alam / back to nature, dan saat ikutan seminar internasional MBI sekalian melihat Taman IPAL di Puskimbang PU.

Kalau dilihat ke Bandung juga tidak terlalu sering, namun juga tidak terlalu lama, sehingga tempat yang dituju hanya lokasi utama perjalanan tersebut dan biasanya wisata yang murah meriah adalah melihat/berkeliling di jalan asia-afrika, yang lokasinya berdekatan dengan Masjid Raya Bandung, juga tempat / halte Bus Bandros (Bis wisata berkeliling kota Bandung). Selain itu lokasi yang dikunjungi ke Masjid Muttaqin yang berada dalam satu komplek Gedung Sate, disini ada museum yang dibuka untuk umum. Saat dulu ke Bandung dengan keluarga, sempat melihat museum Gedung Sate pertama kali dan saat ini kedua kalinya tidak terlalu banyak berubah, dikenakan tiket masuk Rp.5000,-. Namun saat ini disebelah Gedung Sate ada museum POS tanpa tiket masuk (Gratis) hanya menulis buku tamu, rasanya dulu belum ada.

Cerita  awal-awal ke Bandung selalu ke Masjid Raya Bandung, saat ini juga menyempatkan, namun rasanya sudah tidak sebagus/seindah dulu, dan kelihatan lama/kurang terawat (kumuh). Mungkin juga karena ada lokasi yang lebih menarik dikunjungi seperti masjid Al-Jabbar, namun tempatnya cukup jauh, dan saat ke Bandung (2024) sudah berkesempatan ke Masjid Al-Jabbar (pertama kali) diantar teman-teman UNPAD dengan mobil sewa-nya. Jadi pada perjalanan ke Bandung kali ini selain pasti mendatangi Masjid Baitul Ilmi - BRIN Bandung, kemudian Masjid Muttaqin Gedung Sate dan Masjid Raya Bandung, ingin tau/ melihat langsung dan merasakan sholat berjamaah di Masjid Daarut Tauhiid, tempat pesantren nya Aa Gym. Sebab saat 2025 pernah ikutan kajian Tauhid Aa Gym di Masjid Istiqlal Jakarta. Kenang-kenangan kajian waktu itu sebuah kencleng/celengan plastik DT yang masih disimpan di Rusun Serpong. Kali ini sudah cukup ikutan jamaah dhuhur diimami langsung oleh Aa Gym, melihat situasi/kondisi sekitar pesantren nya yang sangat mengembangkan perekonomian sekitar dan kelihatan manajemennya lebih bagus bila dibanding masjid/pondok/pesantren lain yang saya tau. Kali ini cukup mungkin suatu saat bisa kembali ke DT lagi dalam kegiatan lainnya.

Alhamdulillah... selama tiga pekan kedepan mulai 13Apr sampai 30Apr aktif berkantor di KKI-KRP, dan saat ini pas 4 hari WFO di HbP dari senin s/d kamis, sedangkan setiap Jumat menjadi WFA/WFH sebagaimana Surat Edaran resmi BRIN, terhitung mulai Tgl 17Apr, sehingga jumat berikutnya Tgl 24Apr juga WFH. Namun karena loyalitas kinerja tinggi dan merasa memang sejak awal masuk di KRP (sudah 20 tahun mengabdi) maka hari Sabtu Tgl 25Apr ada Kunjungan Kerja Kepala BRIN ke KKI KRPurwodadi - Pasuruan BRIN, bisa melihat dan mendengarkan secara langsung arahan bapak pimpinan. 

Terakhir tulisan kali ini. Selepas bulan syawal, sebaiknya suasana silaturahmi bisa jalan terus seperti halnya safari masjid yang masih bisa dilakukan (didaerah sekitar), setidaknya sambil beribadah sekaligus bersedekah dan memperbanyak jejak sholat di muka bumi ini sebagai saksi kelak. Aktivitas bulan ini sengaja diposting/ditulis, semata-mata untuk kenang-kenangan yang mungkin bisa dilihat/dibaca kembali nanti, tidak ada maksud untuk pamer, unjuk diri, riya atau ujub, hanya mungkin bisa menjadi motivasi untuk orang lain berbuat yang lebih baik lagi dan saya meyakini hal seperti ini menjadi bagian dari siar islam.

Penutup, seperti tulisan-tulisan sebelumnya. Reminder Istiqomah Ibadah: Sholat & Sedekah jalan terus dan ditingkatkan, selepas puasa Ramadhan sebulan, hari raya idul fitri di hari Jumat Tgl 1 Syawal, esoknya diawali puasa Syawal 6 hari berturut-turut (2 s/d 7 Syawal), sehingga pas Jumat kedua 8 Syawal sudah selesai, kemudian lanjut puasa Ayyamul Bidh Rabu-Kamis-Jumat (13, 14, 15 Syawal) dan jeda sepekan karena kegiatan ke Bandung ini, terakhir puasa Senin-Kamis (25 & 28 Syawal). Alhamdulillah terakhir di bulan syawal tepat hari Jumat. Mulai memasuki Bulan Dzulkaidah, masuk bulan haram (bulan mulia), persiapan bulan haji dan hari raya qurban. Bismillah…. diberi Allah kemudahan, kelancaran dan kekuatan bisa istiqomah puasa Daud selama dibulan haram ini, seperti Rajab & Syaban kemarin, Aamiin….