WFO#15 ini, perjalanan terakhir di bulan Oktober dan perdana di bulan
November. Alhamdulillah kembali ke rutinitas WFO model gini di tahun 2025.
Sudah berjalan limabelas kali trip/pp, tujuan jelas ke homebase tunggal KST BJ
Habibie SERPONG dan tinggal jelas di RUSUNAWA-BRIN (sudah ditempati tiga kali
sblmnya). Tidak ada hal baru lagi. Perjalanan WFO ke-15 ini ambil seperti
biasanya juga dua hari ngantor trus dua hari libur disana dan dua hari ngantor
trus pulang, namun karena ingin menghemat pengeluaran, yang semakin kesini,
semakin naik, ongkos kereta naik (meski dah milih ekonomi, tapi kadang
jadwalnya yang kurang sesuai), biaya makan/minum juga ikutan bertambah (meski
dah puasa sunnah dan bawa ricecooker utk masakan nasi sendiri), belum biaya
pulsa/kuota ditambah transportasi lokal spt grab/gojek, juga utk laundry (meski
dah dipilih outfit yg paling minim dan sesuai kebutuhan ngantor dan dirumah
saja). Namun ya... gimana lagi... hanya memenuhi WFO di homebase itu saja.
Tidak efektif dan jauh dari efisiens secara ekonomis, Cuma begitulah aturannya,
ya sudah diikuti saja.
Beberapa hal mungkin sama dengan trip WFO sebelum-sebelumnya. Setidaknya
buat catatan atau pengingat sebagai kenangan apabila tulisan ini dibaca atau
dilihat kembali dimasa mendatang. Mungkin yang baru di trip ini, coba beli
tiket KAI sekali jalan/PP dengan kereta yang sama (JAYAKARTA) karena lebih
murah dibandingkan JAYABAYA dan GUMARANG, meskipun konsekwensinya utk
kepulangannya tidak bisa sore pulang kantor, jadinya besok harinya sore, karena
dihitung secara waktu dari presensi pulang trus perjalanan ke stasiun sudah
memakan skitar dua jam kalau ontime keretanya bisa langsung berpidah, kalau
masih nunggu apalagi ditinggal / jeda sholat, atau lainnya, bisa memakan lebih
waktunya. Kemudian disini juga tidak mengandalkan pulsa/kuata HP seperti
biasanya, jadi dicoba beli modem (telkomsel Orbit) utk lebih menghemat
pemakaian kuota internet, biar jadi satu dan bisa digunakan banyak perangkat HP
& Laptop. Sehingga jatuhnya mengeluarkan biaya tambahan skitar 500rb utk
alatnya dan 100rb utk kuotanya.

WFO#15, Berangkat hari Rabu Tgl 29 Okt, Ngantor Kamis & Jumat Tgl
30-31 Okt, trus off libur sabtu-ahad tgl 1-2 Nov, lanjut ngantor Senin &
Selasa Tgl 3-4 Nov, baru hari Rabu Tgl 5
Nov, pagi masih ngantor, ada zoom lanjut perjalanan siang, jam 5 sore jadwal
kereta pulang, sampai di Surabaya hari Kamis Tgl 6 Nov. Trip ini efektif
secara kereta, namun tidak efektif secara waktu dan biaya, sehingga WFO
selanjutnya tidak mengunakan model ini, meskipun dari Surabaya ke Sidoarjo nya
agak spesial (ngak ngeGrep/Gojek – tapi dianter jemput, secara waktu tidak
terpaut dan secara kondisi agak ribet (hujan).
Transportasi WFO#15 ditempuh mengunakan KAI. Berangkat dan Pulang beli
tiket PP dari St. Surabaya Gubeng – Pasar Senen Jakarta (Jayakarta-ekonomi) dan
sebaliknya @Rp 360rb. Total pengeluaran diluar transportasi PP – KAI diatas
(Rp. 720rb), seperti makan minum grab dan laundry, jadi 489rb. Maka total
keseluruhannya WFO#15 sebesar Satu Juta Delapan Ratus Sembilan Ribu Rupiah
(1.809.000).

Catatan hikmah dalam WFO#15 BRIN ini, setidaknya ada TIGA hal. Pertama, bisa
tapping ke homebase, sebagai pegawai BRIN yang 3M (manut, mandiri dan
mantap). Kedua, meningkatkan rasa sabar dan ihklas dengan berkorban
waktu & biaya. Ketiga, semakin bersyukur, ternyata menjadi yang
terpilih (mampu) travel-ing (keliling JAWA dari barat ke timur, lewat utara dan
selatan) serta bisa kuliner-an (selama dalam sekali perjalanan / trip SURABAYA
– JAKARTA pp) sesuatu yang luar biasa, yang perlu dicatat dalam berkarier di
BRIN.

Juga satu sisi positif adalah semakin menguatkan perekonomian sektor lokal
sekitar (pemerintah/mitra KAI, pedagang lokal, ojek online, angkot, warteg, laundry,
dll). Oleh karena itu, Istiqomah Ibadah: Sholat, Sedekah, Sholawat, dan Selalu
Always mengingatNYA adalah satu-satunya keuntungan daripada menghitung kerugian
dalam ukuran duniawi semata, terutama waktu, tenaga dan biaya yang telah
dikeluarkan. Semoga segala aktivitas keseharian kita selama bekerja dan hidup
didunia ini, dicatat menjadi amal ibadah, bermanfaat dan membawa keberkahan
jariyah kelak diakhirat.

REMINDER.... untuk WFO cukup memenuhi kewajiban PRESENSI di homebase, dan
selebihnya PRIORITAS menunggu waktu Sholat fardhu(5waktu). Meskipun ini
catatan kelihatannya memenuhi presensi, namun selama ini kalau sudah dikantor
ya aktivitas full diruangan, hanya jeda waktu sholat dan kembali ke ruangan
kerja lagi, jadi bukan berarti datang taping trus keluar dan taping lagi buat
pulang. Pengalaman trip selama 14 kali, menyadarkan bahwa banyak pegawai yang
berdedikasi tinggi namun kondisinya susah / terdholimi oleh sistem yang ada, harus wira-wiri berpisah dengan keluarganya, berangkat pagi pulang petang, dan
mungkin banyak lagi lainnya.

Mumpung sebagai pegawai kecil, bisa, rendahan, yang berada didalam eforia
dinamika WFO dan belum ada beban/amanah/tanggungjawab memimpin, Buat TARGETq: sholat
tepat waktu berjamaah di masjid, sholat sunnah Rawatib(12Rakaat),
Dhuha(4Rakaat) & Lail/Tahajud(8Rakaat) + Witir(3Rakaat) tetap dijaga
istiqomah. Trip ini masuk bulan Jumadil Awal 1447H, Alhmadulillah... sudah berjalan khatam quran (Juz 26) dan masih tetap istiqomah rutinkan puasa sunnah
Senin-Kamis. Semoga ALLAH selalu memberikan rahmat, barokah dan hidayah serta rezeki
melimpah & jalan terbaik buat kami sekeluarga. Aamiin....