WFO#17 ini, adalah perjalanan
terakhir di bulan Desember. Alhamdulillah... kembali seperti perjalanan WFO
sebelumnya, dengan trip/pp dua pekan sekali jalan. Tujuan jelas ke homebase
tunggal KST BJ Habibie SERPONG dan tempat tinggal jelas di RUSUNAWA puspitek
BRIN. Hampir dipastikan tidak ada hal baru lagi. Mungkin perasaan lebih santai
dan enjoy karena ini trip /pp mendekati akhir, setidaknya akhir dari tahun 2025
ini, semoga ditahun depan 2026 ada perubahan di BRIN. Selebihnya sih… seperti
biasanya: berangkat, dua hari ngantor trus dua hari libur disana dan dua hari
ngantor lagi baru pulang, namun karena ingin menghemat pengeluaran, yang
semakin kesini, semakin ada aja kebutuhannya, misal tiket kereta naik, biaya
makan/minum bertambah, biaya pulsa/kuota juga membengkak, makin sering transportasi
lokal, juga laundry yang meningkat. Namun ya... gimana lagi... hanya memenuhi
tapping WFO di homebase itu saja. Tidak efektif dan jauh dari kata efisiens
secara ekonomis, Cuma begitulah aturannya saat ini, ya sudah diikuti saja.
Semoga tahun depan 2026 bisa ada perubahan di BRIN tidak ada wajib homebase,
cukup bisa berkantor di lokasi terdekat dengan domisili atau homebase
Pembantu yang masuk akal dan tidak ribet seperti janji pimpinan/kepala BRIN
yang baru.
Beberapa hal mungkin sama dengan trip WFO sebelum-sebelumnya. Setidaknya
WFO tujuhbelas ini, buat catatan atau pengingat sebagai kenangan apabila
tulisan ini dibaca atau dilihat kembali dimasa mendatang. WFO#17, seperti
biasanya dengan jalur Kereta Api, dari Sidoarjo kereta lokal dan pindah kereta
Surabaya-Jakarta begitu juga sebaliknya (pergi-pulang). Berangkat hari Rabu Tgl
10 Des, Ngantor Kamis & Jumat Tgl 11-12 Des, trus off libur sabtu-ahad tgl 13-14
Des, lanjut ngantor Senin & Selasa Tgl 15-16 Des, baru hari Rabu Tgl 17 Des,
perjalanan pulang siang hari sampai di St. PasarSenen jadwal kereta jam 5 sore,
sampai di Surabaya hari Kamis Tgl 18 Des, lanjut kereta lokal sampai
Sidoarjo. Trip ini efektif secara tiket kereta, namun tidak efektif secara
waktu dan biaya, namun tidak ada alternatif lain yang lebih minim jika lebih
maju dan ini yang paling cocok dengan kondisi saat ini.
Transportasi WFO#17 ditempuh mengunakan KAI. Berangkat dan Pulang dengan
kereta Jayakarta (ekonomi) @Rp 360rb. Total pengeluaran diluar transportasi PP
– KAI diatas 720rb + Kereta lokal 6rb&4rb (Rp. 730rb), seperti pulsa/kuota 300rb,
makan - minum & grab juga laundry adalah 655rb. Maka total WFO#16 secara
keseluruhannya sebesar Satu Juta Enam Ratus Delapun Puluh Lima Ribu Rupiah (1.685.000).
Catatan hikmah dalam WFO#17 BRIN ini, setidaknya ada TIGA hal. Pertama, bisa
tapping ke homebase, sebagai pegawai BRIN yang 3M (manut, mandiri dan
mantap). Kedua, meningkatkan rasa sabar dan ihklas dengan berkorban
waktu, tenaga & biaya. Ketiga, semakin bersyukur, ternyata
menjadi yang terpilih (mampu) travel-ing (keliling JAWA dari barat ke timur,
lewat utara dan selatan) serta bisa kuliner-an (selama dalam sekali perjalanan
/ trip SURABAYA – JAKARTA pp) sesuatu yang luar biasa, yang perlu didokumentasikan
dalam berkarier di BRIN, yg hampir genap duapuluh tahun mengabdi.
Juga satu sisi positif adalah semakin menguatkan perekonomian sektor lokal
sekitar (pemerintah/mitra KAI, pedagang asongan, ojek online, angkot, warteg,
laundry, warung klontong, dll). Oleh karena itu, Istiqomah Ibadah: Sholat,
Sedekah, Sholawat, dan Selalu always berSyukur - mengingatNYA adalah
satu-satunya keuntungan daripada menghitung kerugian dalam ukuran duniawi
semata, terutama waktu, tenaga dan biaya yang telah dikeluarkan. Semoga seluruh
aktivitas keseharian ini selama bekerja dan hidup didunia selama ini, dicatat
menjadi amal ibadah, bermanfaat dan membawa keberkahan jariyah kelak diakhirat
nanti.
REMINDER.... untuk WFO
cukup memenuhi kewajiban PRESENSI di homebase, dan selebihnya PRIORITAS
menunggu waktu Sholat fardhu(5waktu). Meskipun ini catatan kelihatannya
memenuhi presensi, namun selama ini kalau sudah dikantor ya aktivitas full
diruangan, hanya jeda waktu sholat dan kembali ke ruangan untuk kerja lagi,
jadi bukan berarti enak-enakan, cuma datang taping trus keluar dan kembali taping
lagi buat pulang.
WFO#17 ini karena dirasa terakhir -setidaknya di penghujung akhir tahun 2025 (semoga 2026) tidak ada lagi, maka meskipun kewajiban homebase di BRIN Serpong, namun karena merasa terakhir dan mungkin juga tidak akan seperti kali ini, maka sehari juga berkantor di BRIN Cibinong, merasakan suttle bus yang sudah kembali ringan (dulu masih urunan bensin, skrg sudah tidak lagi), sekalian melihat perubahan yang terjadi di Kawasan Cibinong (seperti pembongkaran pagar, dan perubahan fasad gate, renov kantin, dan masjid lama yang sudah rata dengan tanah. Masjid yang pertama kali menginjakan kaki di Cibinong saat CPNS, masih di LIPI saat itu, kini hanya tinggal kenangan.
Mumpung sebagai pegawai
kecil, masih rendahan, yang berada didalam eforia dinamika WFO dan belum ada
beban/ amanah/ tanggungjawab memimpin suatu lembaga misalnya dalam tingkat
terkecil seperti kelompok riset, TARGET: sholat tepat waktu berjamaah di masjid,
sholat sunnah Rawatib(12Rakaat), Dhuha(4Rakaat) & Lail/Tahajud(8Rakaat) +
Witir(3Rakaat) tetap dijaga istiqomah.
Trip ini masuk akhir bulan Jumadil Akhir 1447H, Alhmadulillah... selain ikut jamaah khotmil quran (seperti MQI, one day one juz, atau juz pekanan jamaah haji), prioritas utama ngaji sendiri, Alhamdulillah selama 2025 ini, terhitung bisa khatam empat kali (pertama Syaban di Masjid Bahrul Ulum, Ramadhan di Masjid Al-Akbar Surabaya, Dzulhijah di Masjid Raden Fatah UB, dan keempat Jumadil Akhir di Masjid Istiqlal Jakarta). Bismillah…. Mulai masuk bulan Rajab sudah start mulai lagi ngaji quran, saat ini sampai Juz 10 (TARGET: khatam Quran di Syaban) dan Alhamdulillah… masih istiqomah puasa sunnah Senin-Kamis & Ayyamul Bidh (TARGET: puasa Daud 2 Bulan: Rajab & Syaban).
Semoga ALLAH selalu
memberikan rahmat, barokah dan hidayah serta rezeki melimpah ruah bergelimang
rupiah buat sedekah jariyah, tercurahkan bagi kami sekeluarga. Aamiin....











